Fakultas Pertanian Untirta Akan dibangun di Pandeglang

66425 medium post 70992 53eddcc4 3c0b 435c 8d98 3c69f3cbc78d 2019 07 11t23 25 49.756 07 00
Pandeglang | Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) akan di bangun di Desa Koranji dan Desa Kaduela, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Pembangunan tersebut, membutuhkan lahan yang luas.
Berdasarkan informasi dari www.kabarbanten.com Rektor Untirta Sholeh Hidayat mengatakan, lahan tersebut merupakan hibah yang diberikan Bupati Pandeglang saat dijabat oleh Achmad Dimyati Natakusumah, untuk membangun Fakultas Pertanian di Kabupaten Pandeglang.
“Hibah yang diberikan tersebut dari 18 hektare yang direncanakan baru 8 hektare yang diberikan. Kalau 8 hektare sebenarnya belum sesuai dengan yang diharapkan. Dalam perencanaan kami itu membutuhkan 18-20 hektare, dengan perencanaan itu kami membuat teknopark. Selain itu, tempat yang bisa menjadi kebun percobaan, tempat edukasi untuk anak-anak,” katanya seusai menghadiri pengukuhan guru besar, di Auditorium Untirta, Rabu (10/7/2019).
Ia menjelaskan, jika hanya 8 hektare, pihaknya perlu berpikir ulang, karena dikhawatirkan tanggung dan tidak sesuai dengan konsep. Tetapi, pihaknya juga akan melakukan negosiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
“Delapan hektare itu apa untuk tahap pertama, kemudian apa siswanya ditahap selanjutnya. Tapi, kalau finalnya hanya 8 hektare, kami harus berpikir ulang. Tapi, saya berharap, sesuai dengan komitmen dan mereka juga menunggu komitmen kami, bahwa itu memang direncanakan untuk pembangunan kampus jangka panjang,” ujarnya.
Ia mengatakan, pimpinan universitas sudah setuju dengan pembangunan tersebut. Sementara, untuk kebutuhan lahan akan disediakan dari Pemerinah Kabupaten Pandeglang, kemudian bentuk fisiknya bisa dari penerimaan mahasiswa baru (PMB), anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
“Setelah pembangunan kampus terpadu di Sindangsari dari Islamic Development Bank (IsDB). Kami ada peluang untuk jenis pendanaan yang lain. Pak Menteri Riset Teknologi Perguruan Tinggi (Menristekdikti) sudah memberikan arahan ada sumber-sumber pendanaan dari orang yang memiliki kewenangan atau pinjam yang sifatnya dari yang lain selain dari ISDB,” tuturnya. #AtmaGoBanten
Sudah dilihat 27 kali

Komentar