EVAKUASI KORBAN LONGSOR SUKABUMI DILANJUTKAN BESOK PAGI, 15 TEWAS DAN 20 MASIH DICARI

2 January 2019, 06:06 WIB
1 0 168
Gambar untuk EVAKUASI KORBAN LONGSOR SUKABUMI DILANJUTKAN BESOK PAGI, 15 TEWAS DAN 20 MASIH DICARI
EVAKUASI KORBAN LONGSOR SUKABUMI DILANJUTKAN BESOK PAGI, 15 TEWAS DAN 20 MASIH DICARI

Upaya pencarian korban longsor yang menimbun 30 rumah di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi pada hari ini (1/1/2019) terpaksa dihentikan lebih awal. Hujan deras memaksa evakuasi korban dihentikan pada pukul 14.00 WIB karena membahayakan petugas jika dilakukan evakuasi. Selanjutnya svakuasi akan dilanjutkan besok pagi oleh tim SAR gabungan.

Setelah dilakukan pendataan lagi dengan melibatkan aparat desa dan tokoh masyarakat, dari 30 unit rumah yang tertimbun terdapat 32 KK atau 101 jiwa. Sebelumnya dilaporkan 107 jiwa yang tertimbun, namun dikoreksi menjadi 101 jiwa.

Dari 101 jiwa yang tertimbun tercatat 63 orang selamat, 3 orang luka-luka dan dirujuk ke RS Pelabuhan Ratu, 15 orang meninggal dunia dan 20 orang masih dalam pencarian. Dua alat berat telah disiapkan, namun baru satu alat berat yang dapat masuk ke lokasi longsor.

Empat kali longsor susulan sudah terjadi meskipun dengan jumlah longsoran yang lebih kecil. Material tanah yang gembur dan rapuh cukup membahayakan bagi tim SAR gabungan di lapangan, apalagi jika turun hujan. Daerah Cisolok merupakan zona bahaya longsor sedang dan tinggi. Berdasarkan peta prakiraan terjadinya longsor di Kabupaten Sukabumi pada Januari 2019 dari PVMBG, terdapat 33 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang masuk kategori longsor menengah hingga tinggi.

Peta potensi longsor menengah artinya daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi longsor. Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sedangkan peta potensi longsor tinggi adalah daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi longsor. Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, sedangkan longsor lama dapat aktif kembali.

Tim SAR gabungan akan melanjutkan upaya pencarian 20 korban yang diduga masih tertimbun longsor.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah cangkul, sekop, sarung tangan latex, alat komunikasi, personil dan relawan untuk menangani dapur umum dan evakuasi, dan perbaikan jaringan listrik agar segera menyala kembali.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

  Komentar untuk EVAKUASI KORBAN LONGSOR SUKABUMI DILANJUTKAN BESOK PAGI, 15 TEWAS DAN 20 MASIH DICARI

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Atraksi Teaterikal Peserta Karnaval Putri Mandalika 2020

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  14 Feb 2020
  2. Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  3. KABID ILMATE PERINDUSTRIAN PROVINSI NTB KUNJUNGI PENGRAJIN ALAT PERTANIAN DI DUSUN BEREMBENG

    Lalu Iskandar  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  4. Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    Bakesbangpoldagri: Banyak Wilayah di NTB Terpapar Narkoba

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  13 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    Kegiatan Aisyiyah Kec. Mergangsan meriah

    Rita Jatmikowati  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020