Enggan Diputus, Ancam Sebar Video Asusila

4707 medium 31608
Laporan siswi SMA kelas XII asal Desa Kandang Semangkon, Kecamatan paciran, Bunga (17) yang jadi korban penganiayaan mantan pacarnya, MF (19) ke Polres Lamongan ternyata mengungkap kasus lain yang bisa menjerat hukuman lebih berat tersangka.

Bunga yang lapor seorang diri pertama kali, sempat kelabakan ketika ditanya penyidik. Setelah dirayu, dia akhirnya mengungkap bahwa penganiayaan itu dipicu ancaman tersangka yang akan membongkar dan mengunggah rekaman hubungan badan mereka jika putus (12/6). Ancaman itu yang menyebabkan keduanya bertengkar hebat di rumah nenek Bunga.

Tak hanya menganiaya mantan pacarnya, MF juga sempat melukai Feri Agus (36) yang mencoba melerai pertengkaran sebelum meninggalkan korban seorang diri. “Korban diancam akan disebar rekaman hubungan badannya. Sehingga malu dan takut ketika akan memutus hubungan mereka,” terang penyidik Unit PPA Polres Lamongan, Senin (13/6).

Karena masih di bawah umur, ibu korban akhirnya dipanggil untuk membuat laporan ulang. Pemeriksaan mengungkap jika hubungan terlarang itu sidah tiga kali dilakukan di rumah Bunga. Hasil visum yang dilakukan polisi memperkuat laporan itu. Kasubag Humas, AKP Ipung Abdul Muiz, menyatakan, kasus ini masih dalam proses pengembangan penyelidikan. Masih banyak saksi yang perlu dimintai keterangan, termasuk korban dan terlapor.
Sudah dilihat 140 kali

Komentar