EKONESIA Desak Pemerintah Segera Salurkan Dana Stimulan pada Korban Gempa Palu

66068 medium dfreeeeeeeeeeeee
Lembaga Riset Sosial dan Kemanusiaan, EKONESIA berharap pemerintah segera menepati janjinya.

Yakni terkait rehabilitasi rumah warga yang terdampak gempa 28 September 2018, melalui bantuan dana stimulan.

Dana stimulan itu diberikan untuk perbaikan rumah rusak akibat gempa, yakni Rp50 juta untuk rumah rusak berat, Rp25 juta rumah rusak sedang, dan Rp10 untuk rumah rusak ringan.

Direktur EKONESIA, Azmi Siajuddin mengharapkan pemerintah dapat merealisasikan komitmen bantuan tersebut.

"Membiarkan penyintas atau warga terdampak menunggu tanpa kepastian sama dengan mengamputasi kemanusiaan itu sendiri," harap Azmi, Senin (8/7/2019) sore.

Misalnya kata Azmi, di Desa Baliase, Kecamatan Marawola, Sigi, berdasarkan verifikasi Dinas PUPR Sigi, terutama yang bermukim di RT 12/RW 05, terdapat 32 rumah yang terdampak gempa.

Mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat.

Menurutnya, warga di desa tersebut sudah berulangkali memasukan data ke Balai Desa setempat.

Tapi hingga kini menunggu tanpa kepastian realisasi.

Salah seorang warga yang rumahnya rusak berat, Maccirinna, mengatakan bahwa dia dan keluarganya bingung tentang ketidakpastian dana stimulan perbaikan rumah.

"Kami sudah memasukan data yang diminta seperi kopian Kartu Keluarga dan KTP, tapi sampai kini tidak ada yang datang."

Berdasarkan hal itu, pihak EKONESIA berharap pemerintah tidak sekedar mengobral janji.

"Penyintas butuh realisasi bukan janji", ujar Azmi Direktur EKONESIA.

Pihak EKONESIA berharap forum warga maupun pemerintah desa setempat proaktif menanyakan hal itu ke pemerintah kabupaten.

Pihak EKONESIA dalam waktu dekat akan mendampingi warga penyintas untuk bertemu dengan Pemkab Sigi untuk mencari solusi kongkrit persoalan ini.

sumber : TribunPalu
Sudah dilihat 146 kali

Komentar