Dua kecelakaan di lawang renggut tiga korban tewas

Header illustration


SURYAMALANG.COM, LAWANG - Ruas jalan Lawang - Singosari benar-benar ruas jalan rawan kecelakaan. Senin (4/7/2016) dua kecelakaan terjadi dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Raya Dr Cipto Kecamatan Lawang sekitar pukul 10.30. Saat itu pengendara motor melaju dengan kecepatan sedang dari selatan ke utara. Saat di titik kejadian, tiba-tiba muncul Tosan (85) yang hendak menyeberang dari sisi timur jalan dan hendak ke sisi barat.

“Karena jaraknya sudah dekat, pemotor tidak bisa menghindar dan menabrak penyeberang tersebut. Tubuh penyeberang jalan terpental hingga ke median jalan,” ungkap Kanit Lakalantas Polres Malang, Ipda Yoyok Supandi.

Warga Dusun Lowokjato, Desa Baturetno, Kecamatan Singosari tersebut meninggal dunia. Namun pemotor yang menabraknya justru kabur.

“Kami masih melacak identitas motor yang kabur tersebut,” tambah Yoyok.

Kecelakaan kedua terjadi di Jalan Raya Dr Wahidin, Lawang pukul 13.30 wib. Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor Honda Beat, masing-masing nomor polisi W 6410 QV dan N 2529 GX. Kecelakaan bermula saat kedua sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara.

Meitiyah Putri Anggraeni (19) yang mengendarai motor W 6410 QV dan membonceng ibunya Anik Yulistinah (41) akan mendahului motor N 2529 GX yang dikendarai Orlando Yolanda. Namun karena tidak bisa menjaga jarak, Anik menabrak motor Orlando dari belakang.

“Kedua motor itu sama-sama jatuh ke jalan. Tapi yang menabrak mengalami luka yang sangat serius,” tutur Yoyok.

Meitiyah dan Anik, warga Gempol, Pasuruan mengalami luka serius di kepala. Sementara Orlando, warga Kecamatan Dau yang membonceng Achmad Sufandi mengalami luka di wajah dan tangan. Ibu dan anak tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit Siti Miriam Lawang.

Namun keduanya meninggal saat dirawat. Polisi masih mendalami kecelakaan yang merenggut nyawa ibu dan anaknya ini.

“Keterangan saksi-saksi di lapangan, kecelakaan terjadi karena pengendara motor W 6410 QV. Namun secara pasti kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Yoyok.

Penulis: David Yohanes
Editor: fatkhulalami
Sudah dilihat 158 kali

Komentar