Dorong Ranperda Kesejahteraan Sosial, Madewa-UB-Dinsos Lakukan Kajian

14 June 2019, 07:27 WIB
5 0 120
Gambar untuk Dorong Ranperda Kesejahteraan Sosial, Madewa-UB-Dinsos Lakukan Kajian
(Kamis, 13 Juni 2019)
Madewa bekerjasama dengan Fisip UB melaksanakan pelatihan RIA (Regulatory Impact Assessment) yang diikuti oleh pegiat Madewa + jejaring mitra dari ormas & dinsos.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas pegiat sosial kemasyarakatan jejaring Madewa + mitranya, khususnya di wilayah kabupaten Malang.

Tujuan pelatihan RIA: memberikan bekal pengetahuan + keterampilan analisis rancangan kebijakan publik (baca: perda) sehingga bisa mendorong terbitnya "smart regulations" terutama yang berkaitan dgn pelayanan publik.

Output pelatihan: peserta bisa mendorong terbitnya peraturan yang;
1) bukan sekedar menjalankan peraturan diatasnya.
2) bukan sekedar alat kontrol.
3) bukan dibuat utk kepentingan pembuat peraturan.
4) berorientasi menyelesaikan masalah publik.
5) mampu menekan biaya & risiko (low cost, low risk).

Sebagai bahan kajian/analisis adalah ranperda Kesejahteraan Sosial kab Malang 2019.

Harapannya, hasil pelatihan RIA menjadi masukan yang konstruktif bagi proses penataan kesejahteraan sosial di Kabupaten Malang,” kata Ketua Malang Development Watch (MaDeWa), Achmad Wazir Wicaksono. Jaminan pemenuhan kesejahteraan sosial bagi warga masyarakat Kabupaten Malang terus dimatangkan.

Sesuai draft ranperda Kesejahteraan Sosial pasal 1 ayat 2, disebutkan bahwa penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial adalah upaya terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial melalui Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT).

Layanan terpadu ini untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara, yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial yang nantinya akan diatur kembali melalui Perbup SLRT.

Kegiatan pelatihan RIA ini sendiri diikuti setidaknya 32 peserta dari berbagai unsur, diantaranya pegiat LSM/NGO termasuk anggota Malang Development Watch (MADEWA), KKK, YSI, Pattiro Malang, WCC Dian Mutiara, unsur Pendamping Desa, Pendamping PKH, PMII, Fatayat, Ansor Institute, dan Lakpesdam NU dan unsur Dinas Sosial.

Demikian diinfokan.

  Komentar untuk Dorong Ranperda Kesejahteraan Sosial, Madewa-UB-Dinsos Lakukan Kajian

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Bupati Ancam Pecat Kadus dan Kaling Minim Pengawasan Kebersihan

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  6 Jan 2020
  2. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  3. Rahmat Effendi Terjun Langsung Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

    Indra Gunawan  di  Jatiasih, Bekasi Kota  |  12 Jan 2020
  4. BANYUWANGI SIAGA BENCANA

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  10 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  2. 6
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020