DKI Batalkan Dana Kemitraan, APBD Bekasi Defisit Rp400 Miliar

21062 medium dana kemitraan dari dki batal apbd bekasi defisit rp400 miliar xth
Pemerintah Kota (Pemkot) menyebutkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kota Bekasi tahun 2018 senilai Rp5,6 triliun lebih mengalami defisit hingga Rp400 miliar. Artinya, nilai pendapatan lebih kecil dibanding nilai belanja.

”Saat ini APBD sedang dirasionalisasi untuk disesuaikan di anggaran perubahan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Koswara Hanafi pada Rabu (31/1/2018). Menurutnya, rasionalisasi sangat dibutuhkan agar anggaran tahun ini bisa disesuaikan.

Saat ini, nilai belanja langsung mencapai 55%, sedangkan belanja tidak langsung sebesar 45%. Namun, salah satu penyebab anggaran daerah defisit karena perkiraan nilai sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun lalu meleset dari hitungan sebelumnya.

Sebab, awalnya diperkirakan nilai Silpa mencapai Rp500 miliar, tapi faktanya hanya sekitar Rp280 miliar.”Penyerapan anggaran ternyata cukup bagus di akhir tahun, sehingga Silpa lebih sedikit dibanding perkiraan awal akan mencapai Rp400 miliar.

Koswara menjelaskan, pemerintah sedang merasionalisasi anggaran agar pada penetapan APBD Perubahan tak defisit. Salah satu yang dilakukan yaitu efisiensi belanja yang dianggap tidak mendesak seperti kegiatan pelatihan di sejumlah organisasi perangkat daerah.

Sedangkan, belanja langsung yang bersentuhan dengan masyarakat tetap jalan. Sehingga, langkah rasionalisasi dianggap paling tepat. Sebab, upaya lain yaitu dengan meningkatkan pendapatan asli daerah dari Rp2,4 triliun dianggap cukup sulit dan sudah ditetapkan beberapa waktu lalu. [sindonews]

Komentar