Diskusi 'Move 4 Women' Memperingati Hari Perempuan Internasional

52749 medium img 20190307 wa0010
08 Mar
UNDANGAN DISKUSI #MOVE4WOMEN Mari Bergerak Mendukung Perempuan Jumat, 8 Maret 2019 Di Ruang & Tempo Lt 8, Gedung Tempo, Jalan Palmerah Barat 8 14:30 - 17:30 Hari Perempuan Internasional adalah perayaan sekaligus peringatan, gugatan, refleksi, juga seruan agar perempuan memperoleh kesetaraan di segala bidang. Perjuangan meraih kesetaraan gender sama sekali bukan hal yang mudah. Di Indonesia pun kesetaraan belum sepenuhnya terjadi. Salah satu indikatornya, hanya 11 persen perempuan menjadi narasumber di rubrik politik-ekonomi-hukum di 10 media nasional di Indonesia (hasil riset "Perempuan dan Media" Tempo Institute, Desember 2018). Ini menandakan panggung politik-ekonomi-hukum nasional masih didominasi laki-laki. Hal yang juga mencemaskan adalah meningkatnya kejahatan seksual terhadap perempuan di segala usia, termasuk di lingkungan sekolah dan kampus -- yang seharusnya menjadi tempat yang aman. Hari Perempuan Internasional adalah momentum bagi kita untuk berani bersikap, berbicara, dan bertindak melawan segala bentuk diskriminasi dan kekerasan. Narasumber: 1. *Wulan Danoekoesoemo, Direktur Eksekutif Lentera Sintas Indonesia* 2. *Anindya Restuviani, Hollaback Jakarta* 3. *Citra Maudy, Majalah Balairung, pers mahasiswa yang pertama menurunkan liputan mendalam tentang Agni* 4. *Leonika Sari, founder Reblood* Moderator: *Prabandari, editor Tempo English* MC: *Istqomatul Hayati* Registrasi: *Etha - +6285214017474* - *ada 30 kaos ekslusif #Move4Women bagi 30 pendaftar pertama dan tepat waktu*- Mari bergabung dalam diskusi #Move4Women. Mari bergerak mendukung perempuan! Simak juga pemutaran video pendek tentang perempuan dan kesetaraan, bersama: - *Denni Puspa Purbasari (Deputi di Kantor Staf Presiden RI),* - *Meriyau (Mangku dari Suku Anak Dalam di Jambi),* - *Sakdiyah Ma'ruf, pelawak tunggal pemenang Vaclav Havel Prize,* - *Bonefasius Hubi (pegiat pendidikan dari lembah Baliem, Papua),* - *Rara Sekar Larasati, musisi, mantan vokalis Banda Neira yang banyak menyuarakan soal HAM.* Diselenggarakan oleh: *Tempo Institute, PPMN, KBR, Kumpul*
08 Mar 02:30 PM to 08 Mar 05:30 PM

Detail Acara

UNDANGAN DISKUSI
#MOVE4WOMEN
Mari Bergerak Mendukung Perempuan

Jumat, 8 Maret 2019
Di Ruang & Tempo
Lt 8, Gedung Tempo,
Jalan Palmerah Barat 8
14:30 - 17:30

Hari Perempuan Internasional adalah perayaan sekaligus peringatan, gugatan, refleksi, juga seruan agar perempuan memperoleh kesetaraan di segala bidang.

Perjuangan meraih kesetaraan gender sama sekali bukan hal yang mudah. Di Indonesia pun kesetaraan belum sepenuhnya terjadi. Salah satu indikatornya, hanya 11 persen perempuan menjadi narasumber di rubrik politik-ekonomi-hukum di 10 media nasional di Indonesia (hasil riset "Perempuan dan Media" Tempo Institute, Desember 2018). Ini menandakan panggung politik-ekonomi-hukum nasional masih didominasi laki-laki.

Hal yang juga mencemaskan adalah meningkatnya kejahatan seksual terhadap perempuan di segala usia, termasuk di lingkungan sekolah dan kampus -- yang seharusnya menjadi tempat yang aman.

Hari Perempuan Internasional adalah momentum bagi kita untuk berani bersikap, berbicara, dan bertindak melawan segala bentuk diskriminasi dan kekerasan.

Narasumber:

1. *Wulan Danoekoesoemo, Direktur Eksekutif Lentera Sintas Indonesia*
2. *Anindya Restuviani, Hollaback Jakarta*
3. *Citra Maudy, Majalah Balairung, pers mahasiswa yang pertama menurunkan liputan mendalam tentang Agni*
4. *Leonika Sari, founder Reblood*

Moderator: *Prabandari, editor Tempo English*
MC: *Istqomatul Hayati*

Registrasi:
*Etha - +6285214017474*

- *ada 30 kaos ekslusif #Move4Women bagi 30 pendaftar pertama dan tepat waktu*-

Mari bergabung dalam diskusi #Move4Women. Mari bergerak mendukung perempuan!

Simak juga pemutaran video pendek tentang perempuan dan kesetaraan, bersama:
- *Denni Puspa Purbasari (Deputi di Kantor Staf Presiden RI),*
- *Meriyau (Mangku dari Suku Anak Dalam di Jambi),*
- *Sakdiyah Ma'ruf, pelawak tunggal pemenang Vaclav Havel Prize,*
- *Bonefasius Hubi (pegiat pendidikan dari lembah Baliem, Papua),*
- *Rara Sekar Larasati, musisi, mantan vokalis Banda Neira yang banyak menyuarakan soal HAM.*

Diselenggarakan oleh:
*Tempo Institute, PPMN, KBR, Kumpul*
Sudah dilihat 45 kali

Komentar