Diskusi Literasi Difabel di Panti Sosial Bina Netra

27 February 2019, 09:02 WIB
1 0 131
Gambar untuk Diskusi Literasi Difabel di Panti Sosial Bina Netra
Tur gempa literasi Kalimantan (KalSel, KalTengah, KalBarat) mulai 24 Februari hingga 25 Maret 2019 terasa istimewa, karena selain memberi pelatihan kepada guru, pelajar dan mahasiswa yang secara fisik sempurna, Gol A Gong seorang penulis juga bisa bertemu dengan komunitas difabel.

MEMBACA PUISI TANPA MATA DI PANTI SOSIAL BINA NETRA

Oleh Gol A Gong Gong Smash

Saya tertegun, dada sesak. Peristiwa Senin 25 Februari 2019, tidak akan bisa saya lupakan. Masih terdengar senar gitar merdu dan suara-suara mereka, yang muncul dari hati.

Setelah selesai Deseminasi Penulisan Cerita Anak di Aula Dindik Kabupaten Banjar bersama Balai Bahasa KalSel, saya dan Abdul Salam - Presiden Rumah Dunia, meluncur ke Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura (SLB-A Negeri 3 Martapura), Martapura.

Saya datang ke sini berbagi tentang literasi difabel. Hidangan pertama yang saya nikmati, pembacaan puisi "Kertas Kopi" (buku puisi "Air Mata Kopi", 10 besar Hari Puisi Indonesia") karya saya, interteks dari puisi "Nagasari" karya Zawawi Imron. Inilah puisinya:

Kertas Kopi

Anak-anak petani kopi
melipat kertas kopi
berupa buntalan bola.

Menendang halaman kosong
tak bergaris tak bergawang
merusak panen kebun kopi.

Kertas kopi
teronggok di amis gudang
melipat tubuhnya sendiri.

Ketika kubuka
anak-anak petani kopi
tertidur di dalamnya.

Hayam Wuruk Hotel, Padang, 3 Juni 2013

Saya melihat seorang gadis remaja, meraba-raba kertas. Larik-larik puisi yang saya tulis di Sumatra, tidak lagi berupa hurup Latin, tapi sudah jadi hurup Braille. Dia membacakannya dengan penuh perasaan. Saya mencoba menutup mata, memaksimalkan pendengaran.

Ya, Allah. Dalam kegelapan ada cahaya terang. Dalam kegelapan, suara-suara lebih tajam bermakna.

Apalagi ketika dimusikalisasikan oleh mereka, yang melihat dunia tanpa mata, sungguh saya terpesona, terharu. Suara-suara mereka yang harmonis dengan nada snar gitar, membantu saya menyusun gambar-gambar saat travelling di Sumatra, menulis buku puisi "Air Mata Kopi".

Beruntunglah kalian, yang memiliki mata yang sempurna. Syukuri itu. Kalian harus malu kepada mereka, jika mata hanya digunakan untuk hal tak berguna. (Gol A Gong)

sumber: fb Gong Smash

  Komentar untuk Diskusi Literasi Difabel di Panti Sosial Bina Netra

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru

Berita Warga
1 jam

Resep Cireng Bumbu Rujak

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cicendo, Bandung Kota
Berita Warga
3 jam

Yuk Bantu Temukan Pak Rebo

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Terpopuler

  1. SELAMAT KEPADA BUPATI LOMBOK UTARA

    @ichaq_rasyid  di  Praya, Lombok Tengah  |  12 Feb 2020
  2. Atraksi Teaterikal Peserta Karnaval Putri Mandalika 2020

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  14 Feb 2020
  3. KABID ILMATE PERINDUSTRIAN PROVINSI NTB KUNJUNGI PENGRAJIN ALAT PERTANIAN DI DUSUN BEREMBENG

    Lalu Iskandar  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  4. Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    Bakesbangpoldagri: Banyak Wilayah di NTB Terpapar Narkoba

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  13 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    Kegiatan Aisyiyah Kec. Mergangsan meriah

    Rita Jatmikowati  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Feb 2020
  4. 2
    Komentar

    Antara Nilai dan Nilai Nilai

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  11 Feb 2020