Disinyalir Adanya Jual-Beli Rusun Illegal, Perpindahan KTP DKI Akan Diperketat

Warga AtmaGo  di  Gambir, Jakarta Pusat
12 April 2016, 12:22 WIB
28 1 125
Gambar untuk Disinyalir Adanya Jual-Beli Rusun Illegal, Perpindahan KTP DKI Akan Diperketat
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), memperketat perpindahan KTP. Pengetatan khususnya bagi daerah yang rencananya akan ditertibkan, seperti Kampung Berlan dan Bukit Duri.

Basuki mengatakan masih ada permainan jual beli rusun. Motifnya dengan berpindah KTP di daerah yang akan ditertibkan. Biasanya, mereka akan membayar sejumlah uang kepada oknum petugas.

"Saya tidak mau ada perpindahan alamat, orang yang mau masuk ke daerah yang akan ditertibkan. Karena ada modus orang mau dapat rusun," kata Basuki dalam rapat pimpinan (rapim) di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/4).

Basuki mengakui, motif tersebut pernah dilakukan saat pertama kali penertiban di kawasan Waduk Pluit. Bahkan beberapa warga berpindah-pindah sehingga mendapatkan beberapa unit rusun. Dirinya tak ingin lagi hal itu kembali terulang.

"Ada yang rela bayar Rp 5 juta untuk pindah KTP. Perpindahan KTP ini bisa dilacak, kelihatan. Tiba-tiba ada warga baru masuk. Semua harus ketat," tegasnya.

  1 Komentar untuk Disinyalir Adanya Jual-Beli Rusun Illegal, Perpindahan KTP DKI Akan Diperketat

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar

Related Posts

Terbaru