Dishub Kota Bekasi Buka Pendaftaran Mudik Gratis

55737 medium 46a06dd2c6564192d5a6ecc0dbe8fea8
Meskipun Idul Fitri masih tersisa dua bulan mendatang, pendaftaran program Mudik Gratis yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Jawa Barat sudah dibuka mulai Selasa (26/3). Tersedia 5.280 kursi mudik gratis yang bisa dimanfaatkan.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bekasi Ikhwanudin Rahmat menyebutkan, ada 40 unit bus yang disiapkan untuk mengangkut pemudik yang diberangkatkan dari Kota Bekasi. Tepatnya dari kawasan Summarecon pada Sabtu (1/6).

Bus terbagi dalam dua rute, yakni 25 unit tujuan Solo dan 15 sisanya ke arah Yogyakarta. Bus tujuan Solo melintasi Pekalongan, Semarang, dan Boyolali. Sementara bus tujuan Yogyakarta melalui Tegal, Bumiayu, Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Purworejo, dan Wates.

"Pemudik bisa turun di kota-kota yang dilintasi, tidak harus semua turun di pemberhentian akhir," katanya.
Warga yang berminat mengikuti program ini diharuskan mendaftar terlebih dulu dengan menyerahkan kopian KTP dan Kartu Keluarga. KTP warga mana pun bisa difasilitasi mendaftar program ini. Namun jika bukan merupakan warga Kota Bekasi, pendaftar harus menyertakan pula keterangan domisili tempat tinggalnya di Kota Bekasi. Setelah terdaftar, warga akan menerima form resi sementara yang nantinya ditukarkan dengan tiket saat pendaftaran ulang.

"Untuk program dari Dishub Jabar, tidak ada pembatasan jumlah penumpang yang akan didaftarkan. Semua yang terdata dalam Kartu Keluarga diperbolehkan mendaftar program ini," ucap Ikhwanudin.

Pendaftaran dibuka mulai Selasa (26/3) hingga kuota habis. Selain di Kantor Dishub Kota Bekasi, program mudik ini juga membuka pendaftaran di Kantor Kecamatan Bantargebang yang dimaksudkan untuk mendekatkan layanan kepada warga.

Salah satu warga yang tak menyia-nyiakan kesempatan ini ialah Paryati (46) asal Kranji. Total lima orang di rumahnya yang ia daftarkan ikut program mudik ini.

"Saya tujuannya ke Kebumen. Dua tahun lalu sudah pernah juga ikut mudik gratis dan lumayan tidak harus keluar ongkos mudik, jadi bisa dipakai untuk keperluan lain," katanya. *
Sudah dilihat 417 kali

Komentar