Diseminasi Pangan Aman oleh PKK Desa Kebonharjo

3 November 2019, 08:31 WIB
2 0 115
Gambar untuk Diseminasi Pangan Aman oleh PKK Desa Kebonharjo
TP PKK Desa Kebonharjo lakukan diseminasi pangan aman pada hari Sabtu, 02 November 2019 bertempat di Balai Desa Kebonharjo. Pertemuan yang dihadiri anggota dan pengurus TP (Tim Penggerak) PKK itu menampilkan 2 orang pemateri, Ibu Sri Johariyah dan Ibu Siti Nuryati.

Materi pertama, terkait dengan pemilihan dan penyimpanan bahan pangan disampaikan oleh Ibu Sri Johariyah.

Standar keamanan pangan keluarga meliputi : pembelian bahan pangan, menyimpan pangan dengan aman, menyiapkan dengan seksama, serta menyajikan pangan dengan aman. Jangan lupa, untuk selalu menjaga kebersihan baik pangan maupun peralatan.


Beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli pangan agar aman bagi keluarga antara lain, tempat dan kondisi bahan. Ibu rumah tangga sebaiknya memilih tempat yang terjaga kebersihannya, juga memilih bahan makanan yang segar.

Dalam menyimpan makanan harus dipisahkan antara makanan yang mentah dan yang matang. Selain itu penyimpanan makanan juga harus dijauhkan dari tempat penyimpanan obat-obatan.


Untuk penyiapan makanan perlu dilakukan dengan seksama, saat penyajian harus menyesuaikan dengan jenis pangan yang ada. Bisa dalam keadaan panas, dingin, matang, atau mentah sesuai dengan kebutuhan.


Hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah selalu menjaga kebersihan baik peralatan maupun bahan pangan baik dalam pengolahan maupun penyimpanan bagi setiap keluarga.


Oleh karena itu perlu juga selalu diingat 5 Kunci keamanan pangan, antara lain: menjaga kebersihan dengan cuci tangan, memisahkan pangan matang dari yang mentah, memasak dengan benar (di atas 70°C) menjaga pada suhu aman (-5°C - 65°) serta selalu menggunakan air dan bahan aman.


Materi kedua tentang pangan thoyyib atau layak konsumsi disampaikan oleh pemateri Ibu Siti Nuryati.


Pangan layak konsumsi adalah pangan yang aman, bermutu, bergizi dan proporsional.


Pangan aman merupakan pangan yang bebas dari bahaya biologis, kimia dan fisik.


Bahaya biologis bisa berupa cemaran mikroba atau parasit yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Ciri pangan ini antara lain, bersih, kemasan tidak rusak, dan tidak basi.


Pangan aman dari bahaya kimia adalah pangan yang bebas dari cemaran kimia beracun seperti residu pestisida, logam berbahaya, serta tidak menggunakan BTP (Bahan Tambahan Pangan) berlebih.


Ciri pangan yang menggunakan BTP berlebih antara lain, timbul rasa pahit atau getir, terasa tebal di lidah, terlalu kenyal atau renyah, tidak dihinggapi lalat, berwarna sangat mencolok.


Pangan aman dari bahaya fisik adalah pangan yang bebas dari cemaran fisik atau benda asing yang dapat membahayakan jika tertelan. Cemaran fisik bisa berupa rambut, serpihan kayu, staples, kerikil dan lain-lain.


Selain aman, makanan juga harus bermutu. Pangan bermutu adalah pangan yang aman, memiliki kandungan gizi, dan memenuhi standar pemerintah.


Sedangkan pangan bergizi maksudnya makanan mengandung gizi yang dibutuhkan fan berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan tubuh. Makanan bergizi mengandung setidaknya salah satu dari unsur air, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Semua unsur gizi tersebut dibutuhkan dan memiliki fungsi tersendiri dalam menjaga kesehatan kita. Oleh karena itu, konsumsi pangan harus proporsional atau seimbang.


Untuk menjamin bahwa pangan yang dikonsumsi aman, sebaiknya selalu cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kadaluwarsa).

  Komentar untuk Diseminasi Pangan Aman oleh PKK Desa Kebonharjo

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  2. Penimbunan Lokasi Smelter PT. GNI Diduga Tidak Memiliki IUP

    Sandy Makal  di  Morowali Utara  |  24 Jan 2020
  3. Rahmat Effendi Terjun Langsung Bersihkan Lumpur Sisa Banjir

    Indra Gunawan  di  Jatiasih, Bekasi Kota  |  12 Jan 2020
  4. MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020