Dinkes Bekasi dan Upaya Untuk Penderita DBD

28 January 2019, 16:23 WIB
0 0 77
Gambar untuk Dinkes Bekasi dan Upaya Untuk Penderita DBD
Halo wargatmaGo!

Musim hujan itu sinonim dengan nyamuk dan DBD ya. Tapi kita tidak perlu khawatir nih karena pemerintah juga menolong Pada awal tahun 2019, intensitas hujan semakin tinggi sehingga dikhawatirkan berkembangbiak nyamuk Aides Aegypti penyebab penyakit demam berdarah.

Dinas Kesehatan Kota Bekasi melakukan upaya dan langkah-langkah mencegah kasus Demam Berdarag Dengue (DBD) itu. Khusunya, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengadakan 10 langkah.

Sepuluh upaya itu dilakukan mulai dari menggencarkan program Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN) hingga penggunaan lilin aroma aromatik pengusir nyamuk.

DBD di Kota Bekasi masih berstatus aman pada awal tahun 2019 ini.

Kota Bekasi memang pernah mengalami jumlah kasus DBD yang cukup tinggi pada tahun 2016 yaitu 3.813 dengan jumlah kematian 50 orang.

Namun, setelah segala upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini Dinas Kesehatan angkat itu bisa ditekan dan turun jumlah penderita DBD.

Dari awal 2016 itu ada 3.813 kasus, pada tahun 2017 menjadi 699 kasus dan 626 kasus pada 2018. Angka kematiannya juga turun, 50 orang di 2016, menjadi 2 orang di 2017 dan 2018.

Wilayah Kota Bekasi yang paling banyak terjangkit penyakit DBD yakni Kecamatan Bekasi Utara, Bekasi Barat, dan Jatiasih.

---

Berikut 10 upaya Dinas Kesehatan Kota Bekasi dalam mencegah DBD:

1. Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN) setiap Sabtu sesuai perintah Wali Kota Nomor 440/289/Dinkes tahun 2017.

2. Bersama Diskominfo membuat aplikasi si-Tik Tik DBD, angka bebas jentik (ABJ) dan sistem kewaspadaan dini rumah sakit (KDRS) DBD dapat segera terlaporkan di aplikasi si tik tik DBD.

3. Pelaporan KDRS via email 1×24 jam dan Grup Whatsapp 'RS Nyamuk Nakal'.

4. Mendistribusi KDRS ke puskemas via WA 'Grup PKM Nyamuk Nakal' agar segera ditindaklanjuti puskesmas.

4. Mengoptimalkan kelompok kerja DBD di setiap kelurahan.

5. Pembentukan gerakan 1 rumah 1 jumantik (G1R1J) di setiap kelurahan dan sinergitas dengan puskesmas dan kelurahan.

6. Pelatihan pengenalan dan budidaya tanaman pengusir nyamuk DBD tingkat Kota Bekasi

7. Pengenalan uji coba lilin aromatik pengusir nyamuk DBD bekerjasama dengan
Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Kemenkes RI di kecamatan.

8. Pelatihan pembuatan ovitrap atau alat pemusnah telur nyamuk bagi kader Kecamatan Bekasi Barat.

9. Pembentukan Satgas Gerakan Pembuatan Seribu Ovitrap (Geselat) bekerjsaama dengan UHAMKA.

10. Melakukan kegiatan gebyar gerakan pembuatan seribu ovitrap di kecamatan.Jaga diri dan sehat selalu!

  Komentar untuk Dinkes Bekasi dan Upaya Untuk Penderita DBD

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!