Diduga lakukan Pelanggaran PPDB, 5 Sekolah di Bekasi Kena Periksa Ombudsman

66348 medium post 70923 eb701a22 6b52 4592 9f11 01745cc8d7f3 2019 07 11t09 18 51.321 07 00
Diduga lakukan pelanggaran saat penerimaan siswa baru, lima sekolah yang berada di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjalani pemeriksaan pihak Ombudsman RI perwakilan Jakarta Raya, Rabu (10/7).
"Sebenarnya ada 11 sekolah yang sedang kita periksa tapi untuk wilayah Bekasi hanya lima sekolah. Sisanya, sekolah yang ada di Bogor, dan Depok," Kata Kepala Keasistenan Bidang Pendidikan Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Rully Amirulloh, Rabu.
Lima sekolah yang alami pemeriksaan yakni SMAN 1 dan SMAN 2 Kota Bekasi, tiga sekolah berada di Kabupaten Bekasi yakni SMAN 1 Cikarang Pusat, SMAN 3 Babelan, dan SMAN 7 Tambun Selatan.
Sebanyak 20 laporan yang masuk melalui media sosial dan telpon jadi alasan pemeriksaan sekolah-sekolah.
"Pelapornya bervariasi, ada yang merupakan korban, ada juga yang sekadar melemparkan informasi. Laporan yang terkonfirmasi dengan sumbernya tentu langsung kami tindak lanjuti," katanya.
Para pelapor mempermasalahkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018 Tentang PPDB 2019 yang dirasa menyalaho aturan pada sekolah tersebut.
"Utamanya terkait aturan zonasi karena di Jawa Barat, kuota zonasi dibagi ke dalam berbagai jalur kombinasi sehingga yang zonasi murni hanya tersisa 30-40 persen. Sementara di DKI Jakarta, zonasi justru tidak diimplementasikan karena pertimbangan nilai yang diutamakan saat menyeleksi calon peserta didik baru," kata Rully.
Selengkapnya:
Antara news: (Lima sekolah di Bekasi diperiksa Ombudsman)

Sudah dilihat 27 kali

Komentar