Dianggap gagal, LMND Palu serukan pembubaran BPJS

18 December 2019, 10:57 WIB
3 0 170
Gambar untuk Dianggap gagal, LMND Palu serukan pembubaran BPJS
Dianggap gagal, LMND Palu serukan pembubaran BPJS

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Kota Palu (LMND) melakukan aksi menolak kenaikan 100 persen iuran BPJS di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi tengah di Jl. Samratulangi Palu.

Aksi penolakan tersebut merupakan puncak dari setelah ditetapkannya Perpres 75 tahun 2019 tentang kenaikan iuran BPJS sebesar 100 persen. Kordinator aksi Kiki dalam orasinya mengatakan bahwa " Perpres 75 tahun 2019 tersebut tidak justru menyelesaikan problem di tubuh BPJS, malah semakin menambah masalah yang lebih rumit" kata Kiki yang juga kader LMND tersebut.

Pasalnya, Perubahan Jaminan sosial masyarakat dari Jamkesmas ke SJSN (BPJS) merupakan proses perubahan Hak untuk sehat menjadi kewajiban untuk sehat lanjut Kiki. Kiki menganggap, bahwa kesehatan itu adalah hak warga negara bukan kewajiban warga negara, olehnya kata Kiki, negara tidak boleh berbisnis dengan warga negaranya sendiri.

Di tempat yang sama Ketua Eksekutif Kota LMND Palu Sri Nanda Dotutinggi mengatakan bahwa Kesehatan itu adalah tanggung jawab negara, bukan tanggung jawab pihak asuransi. Nanda melanjutkan Defisit yang terjadi di tubuh BPJS merupakan dampak dari liberalisasi di sektor kesehatan, bukan akibat ketidakpatuhan peserta dalam membayar iuran.

Ada sekitar 40 triliun lebih alokasi dana yang diberikan ke BPJS untuk memberi jaminan kesehatan bagi rakyat Indonesia, tapi faktanya setiap tahun BPJS malah defisit.

Nanda membandingkan pada saat pengelolaan Jamkesmas dan Jamkesda, negara hanya butuh Rp. 8,6 Triliun pertahunnya untuk mengcover 86 juta jiwa rakyat Indonesia. Malahan, masih terdapat sisa yang dikembalikan ke kas APBN. Sangat kontradiktif bukan? Tegas Mahasiswa asal Kabupaten Buol tersebut.

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi tersebut tidak hanya menyerukan pembubaran BPJS semata, tetapi menawarkan solusi kongkret yakni Jaminan Kesehatan Rakyat Semesta (JAMKESRATA).

JAMKESRATA merupakan pengambil alihan langsung urusan kesehatan oleh negara dari pihak BPJS. Negara harus menjamin hak dasar negaranya khususnya kesehatan di bawah kendali langsung kementrian kesehatan. Tetapi sebelum membentuk JAMKESRATA, mereka menuntut pemerintah untuk mengaudit dan mengevaluasi pihak BPJS terlebih dahulu.

Sementara anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang menemui masa aksi merespon baik apa yang menjadi tuntutan mahasiswa dengan berdialog secara langsung di ruang Baruga kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Turut hadir dalam dialog yakni Ibrahim Hafid (NasDem), Irianto Malinggong (NasDem), Arus Abdul Karim (Golkar), Fairus Husen Maskati (PPP), Hasan Patongai (NasDem).

Ibrahim Hafid yang menjadi jubir anggota legislatif yang berkesempatan hadir mengatakan, "akan menindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan teman-teman semua, kami bersepakat jika BPJS juga di evaluasi kinerjanya" kata Ketua Fraksi NasDem tersebut.

Ibrahim Hafid menambahkan bahwa kami senang karena teman-teman mahasiswa mampu membeberkan fakta dan data sekaligus menawarkan solusi yang kongkrit dan rasional, yang bisa menjadi alternatif urusan kesehatan rakyat di Indonesia.

Setelah melakukan dialog lebih dari 1 jam, masa aksi kembali ke titik kumpul sebelumnya di Asrama Pantai timur Jl. S. Parman dengan tertib sembari menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

  Komentar untuk Dianggap gagal, LMND Palu serukan pembubaran BPJS

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. SELF ASSESMENT COVID-19

    AJIN BENI WIJAYA  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  22 Mar 2020
  2. Komposisi Pembuatan Larutan Disinfektan

    Hendra Gilang  di  Malang Kota  |  23 Mar 2020
  3. Lawan Corona, Karang Taruna Desa Kedung Jaya melakukan kegiatan spraying Desinfektan

    Ariefbocahwates  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  25 Mar 2020
  4. TES DIRI SENDIRI JAWAB PERTANYAAN SELF CHECK UP COVID19 DARI PEMERINTAH PROPINSI

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  22 Mar 2020

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Merindukan Bale Bangket Buger (MB3)

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  27 Mar 2020
  2. 5
    Komentar

    PUSKESDES (Pusat Kesehatan Desa)

    Emy sibat mojopanggung  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  26 Mar 2020
  3. 3
    Komentar

    PMI BANYUWANGI SIAP BANTU WARGA LAWAN CORONA

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  27 Mar 2020
  4. 2
    Komentar

    PMI BANYUWANGI LAWAN COVID-19 SAMPAI LOKASI BONGKAR MUAT MARINA BOOM BEACH

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  27 Mar 2020