Di Kabupaten Lebak, Banjir Bandang Rendam 209 Rumah

26 May 2019, 15:14 WIB
2 0 58
Gambar untuk Di Kabupaten Lebak, Banjir Bandang Rendam 209 Rumah
Pada Rabu 22 Mei 2019, tepatnya pada malam hari, akibat luapan sungai Cibeurih dan Cilaki di Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak sedikitnya 209 rumah dibeberapa kecamatan terendam. Selain itu juga Sekolah Dasar, lahan pertanian serta jembatan penghunung perdesaan hanyut terbawa derasnya air.

Kaprawi, Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengatakan, peristiwa banjir bandang yang terjadi sejak pukul 16.00 - 19.00 WIB tersebut, telah merendam sejunlah desa di empat Kecamatan, masing-masing Kecamatan Cimarga, Sajira, Sobang,Muncang.

“Di pastikan delapan desa di Empat Kecamatan terdampak luapan banjir bandang, Masing-masing Kecamatan Cimarga, Sajira, Muncang serta Sobang,” katanya, Kamis (23/5).

Menurutnya, bertdasarkan data yang masuk ke BPBD Lebak, sebanyak 209 unit rumah terendan, dengan rincian 29 rumah rusaj berat, 27 rusak ringan, 3 unit jembatan rusak berat, 3 Pondok pesantren rusak berat, serta masing-amsing 1 unit SD Negeri di empat Kecamatan juga turut terendam.

Rincian desa yang terdampak antara lain, lanjut Kaprawi yaitu di Kecamata Sajira, antara lain Desa Margaluyu,Maraya,Sindangsari, dengan kerusakan 29 rumah rusak berat, 15 rumah rusak ringan, 50 rumah terendam. Di Kecamatan Cimarga, desa yang terdampak banjir bandang, atara lain di desa Sindang Jaya, 2 unit rumah rusak ringan,118 unit rumah terendam. Di Kecamatan Muncang, desa yang terdampak yaitu desa Cikarang,Leuwi Coo,Sekarwangi, Sukanegara.

“Sejauh ini, BPBD telah menerjunkan personil ke lokasi terdampak banjir Bandang tersebut, para relawan siaga dilokasi banjir. Pendataan dan pemberian batuan logistik dan obat-obatan telah disalurkan pihaknya,” ujar Kaprawi.

Sementara, Samaun warga Sindang jaya, yang turut terdampak banjir Bandang, saat disambango menuturkan, bahwa saat itu sore hari atau sekitar jam 16.00 WIB, banjir datang secara tiba-tiba. Dirinya yang kala itu tengah berada di kebun, kaget dan langsung menyelamatkan diri ke lokasi lahan yang lebih tinggi, hanya naas tanaman kacang yang dirawatnya sejak lama turut rusak tergerus air.

“ Saya sih selamat pak, tapi tanaman kacang pajang saya hancur tergerus air. Soalnya air dating tiba-tiba pak,” tuturnya.

  Komentar untuk Di Kabupaten Lebak, Banjir Bandang Rendam 209 Rumah

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Bupati Ancam Pecat Kadus dan Kaling Minim Pengawasan Kebersihan

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  6 Jan 2020
  2. PEREMPUAN TANGGUH PERINA

    @ichaq_rasyid  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  5 Jan 2020
  3. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  4. Organisasi Mahasiswa Daerah Melakukan Aksi Galang Dana Peduli Banjir Bekasi

    Abdul Malik Fajar  di  Bekasi Kota  |  4 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  2. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA (Diklat PMI)

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    PULAU TABUHAN AKHIRNYA RESMI DISEWAKAN KE PERUSAHAAN SINGAPURA

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Wongsorejo, Banyuwangi  |  15 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA (DIKLAT PMI)

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020