Desember 2019, Jalan MA Salmun dan Sawojajar Bebas PKL

63545 medium pkl husnul
Oleh : Husnul Khatimah


OGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan dua jalur lalulintas di kawasan Pasar Anyar yakni Jalan MA Salmun dan Sawojajar ditargetkan bebas Pedagang Kaki Lima (PKL) pada Desember 2019.

"Jalur lalulintas kendaraan roda empat dan dua akan dinormalkan dari Sawojajar dan MA Salmun, targetnya lalulintas lancar. Jangan sampai ada keluhan macet dan belanja nyaman. Jadi Insya Allah Desember nanti, tak ada lagi pedagang yang meluber sampai ke jalan," ujar Bima usai meninjau Pasar Anyar, Senin (10/6/2019).

Dia mengatakan, para PKL yang saat ini memadati kedua sisi jalan tersebut akan direlokasi secara bertahap. Lokasi dan skenario relokasi PKL akan segera diatur. Saat ini, langkah yang tengah dilakukan adalah sosialisasi kepada para pedagang tentang rencana relokasi yang akan diambil oleh Pemkot Bogor.

"Desember akan ada beberapa langkah untuk relokasi PKL, tidak akan digusur yang ada digeser, kerjasama dengan CSR. Kemudian PKL masuk kemana nanti akan diatur skenarionya, ada beberapa bergeser yang pasti gak ada lagi di jalan semuanya," ungkap Bima.

Ditambahkan, untuk melancarkan skenario relokasi tersebut nantinya akan dibentuk tim patroli khusus gabungan Satpol-PP dan Dinas Perhubungan.

"Unit khusus patroli tugasnya muter, pagi, siang dan malam khusus Pol PP dan Dishub muter pasar memeriksa ketertiban untuk mengamankan skenario itu," ujarnya.

Sementara itu Direktur Umum PD Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin mengatakan, pihaknya mempunyai tempat yang cukup untuk menampung para PKL. Di antaranya di Blok A dan B Pasar Kebon Kembang.

"Kita punya kios di blok A dan B ada 200 kios kemudian blok F kita bangun sekitar 180-an untuk menampung PKL, ada juga dipasar Bogor kurang lebih 1000 kiosnya, saya kira cukup menampung PKL yang ada," katanya.

Meski demikian, Jenal mengaku upaya memindahkan PKL tersebuy bukan suatu hal yang mudah. Banyak alasan seperti alasan klasik soal sewa toko. Namun menurutnya semua kendala itu harusnya bisa diselesaikan dengan sosialisasi.

"PKL ini harus diedukasi juga bagaimana caranya kita lakukan sosialisasi untuk mau relokasi ke tempat yang disediakan pemkot. Edukasi PKL untuk memahamkan ini sulit alasannya banyak, untuk soal sewa kita harusnya bisa bicarakan PKL mampunya berapa untuk masuk ke dalam pasar dan Pemkot juga menyediakan pilihan tempat relokasi yang lainnya," terangnya.
Sudah dilihat 44 kali

Komentar