Desa Karang Bahagia Minta Pilkades Diulang

31900 medium deklarasi damai seluruh pasangan calon pilkades kec.karang bahagia
Kegaduhan pasca Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2018 kemarin rupanya masih menyisakan gejolak di kalangan masyarakat maupun kader para calon Kepala Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, mereka merasa sangat dirugikan atas dugaan persekongkolan Panitia Pilkades dengan salah satu calon Kepala Desa yakni dari nomor urut 2. Hal ini dibuktikan dari pernyataan BPD Desa Karang Bahagia, yang dibuat bersama masyarakat, panitia Pilkades, Kapolsek, Danramil, Pj Kades Karang Bahagia, Camat, dan saksi-saksi para calon kepala desa lainnya.

Telah bersepakat dan menyimpulkan dalam hasil rapat bersama yang telah diadakan pada Rabu (29/8/2019), dan hasil rapat yang telah disepakati tersebut nantinya akan dilaporkan kembali kepada Bupati Bekasi dengan tujuan meminta agar pemungutan suara ulang dilakukan kembali dengan jujur dan adil, adapun itu mereka menyerahkan sepenuhnya kepada panitia pemilihan tingkat Kabupaten Bekasi yang dibentuk oleh Bupati.

Sekretaris BPD Karang Bahagia, Karya Amd mengatakan, dari hasil rapat tersebut panitia Pilkades mengakui penuh bahwa proses pencoblosan dan penghitungan suara yang dilakukan tidak sesuai dengan peraturan dengan juklak juknis sebagaimana yang diatur dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Pernyataan panitia tersebut diakui langsung dihadapan peserta yang hadir dalam rapat, maka kami BPD Karang Bahagia menolak laporan dan pertanggungjawaban
panitia tentang tata cara proses pencoblosan dan penghitungan suara karena tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ucapnya, Senin (3/9/2018).
Sudah dilihat 290 kali

Komentar