Dahana Wujudkan Kemandirian Bahan Peledak Nasional

48347 medium 190130164335 dahan
BERTAMBAHNYA pabrik baru berupa Fuze Bomb, Emulsifier dan Elemented Denator dilingkungan PT Dahana (Persero) sebagai bukti perwujudan kemandirian bahan peledak Nasional. Sebab, selama ini ada bahan baku yang berasal dari luar negeri atau impor.

Pabrik tersebut secara resmi dimulai berproduksi dengan penekanan tombol sirene oleh Deputy Bidang Pertambangan, IndustriStrategis dan Media Kementerian BUMN, F.Harry Sampurno, Sekjen Kemenhan, Hadiyan Sumintaatmadja dan Direktur Utama PT Dahana, Budi Antono di kawasan PT Dahana Jalan Raya Subang-Cikamurang Km 12 Cibogo,Subang, Rabu (30/1/2019).

Selain itu ada fasilitas penunjang insdutri militer lainnya yang dibangun dan diresmikan berupa sarana dan prasarana pabrik Spherical Powder yang merupakan jenis propelan double base. Nantinya digunakan sebagai pendorong peluru atau amunisi caliber kecil.

“Pabrik ini dibangun untuk melengkapi pabrik nitrogliserin yang sudah ada dan waktu itu diresmikan Menhan, Ryamizard Ryacudu,“ kata Budi.

Spherical Powder merupakan bagian dari rencana besar industry propellan yang telah dicanangkan oleh pemerintah dalam 7 project Nasional untuk kemandirian alustsista. Sarana dan prasarana pabrik Spherical Powder yang diresmikan terdiri dari gedung pelayanan dan labolatorium, water treatment plant dan power plant.

Gubernur Jabar H.Ridwan Kamil yang diwakili Sekda, H.Iwa Karniwa mengaku bangga dengan perkembangan industry strategis PT Dahana yang terus mengembangkan perusahaannya untuk kemandirian, terutama di bidang bahan peledak Nasional. Hal ini sesuai dengan harapan Indonesia yang terus berusaha meningkatkan kemampuan industry dalam negeri khususnya di Jawa Barat.

“Tentunya kita pemerintah Jawa Barat berharap dengan adanya industry berskala besar terus meningkat dan berkembangan dengan kualitas baku sehingga kepercayaan mitra dalam dan luar lebih baik dan saling menguntungkan,“ ujarnya.

Dally Kardilan :GalamediaNews.com
Sudah dilihat 27 kali

Komentar