Cuaca masih tidak bersahabat di Serang, Banten. Tim evakuasi diminta berhati-hati

43867 medium screenshot 20181224 162429
Pasca tsunami yang terjadi hari sabtu (22/12), cuaca sampai hari ini, selasa (25/12) masih sering hujan dan angin kencang, cuaca tersebut yang membuat sulit evakuasi para jenazah.
Yuni, warga kp Tapos Serang Banten yang sering membantu mendokumentasikan evakuasi korban sekaligus membantu evakuasi tersebut mengatakan jika setelah tsunami sampai hari ini, angin kencang dan hujan masih terjadi di lokasi, yakni pantai karang bolong, Serang Banten.
"angin masih kenceng, hujan juga masih sering turun, cuacanya lagi nggak bersahabat banget" ucapnya.
Sementara melirik info yang diberikan tirto.id lewat link ini https://www.google.com/amp/s/amp.tirto.id/pandeglang-diprakirakan-hujan-lebat-tim-evakuasi-diminta-waspada-dcyD.
Kepala Seksi Data BMKG Serang, Tardjono saat dihubungi di Posko Utama Bencana Tsunami di Labuan, Selasa (25/12) di tanggal 25-26 Desember akan ada huja. Lebat dan ringan dan petir disertai angin kencang.
"Tiupan angin bergerak dari barat daya hingga barat dengan kecepatan 20 km per jam," katanya.
Di selat sinda bagian selatan ketinggian ombak berkisar 0,75 meter sampai 1,25 meter dan Selat Banten antara 0,75 meter sampai 2,5 meter, gelombang bergerak dari barat daya hingga barat.
"Kami minta tim evakuasi agar waspada jika melakukan pencarian korban tsunami di perairan selatan Banten itu," tambahnya.
Dari pantauan radar BMKG hingga kini Gunung Anak Krakatau masih aktif mengeluarkan erupsi dan semburan abu vulkanik.
"Bahkan, semburan abu vulkanik hingga ketinggian 10 kilometer dari permukaan laut dengan sebaran darat daya hingga barat," katanya.
Sumber: warga dan tirto.id #pray4anyer #pray4selatsunda
Sudah dilihat 48 kali

Komentar