Cerita Suka Duka Mahasiswa Sukabumi Yang Menjadi Relawan Posko Siaga Lebaran

26900 medium img 20180620 wa0027
SUKABUMI - Liburan mudik lebaran usai, namun dalam pelaksanaanya tidak terlepas dari peran para Relawan yang memiliki sepenggal cerita ketika bertugas. Tak terkecuali seperti yang dialami para relawan saat bertugas pada pengamanan dan memberikan pelayanan siaga hari raya Idul Fitri tahun ini, terutama paska lebaran di beberapa posko objek wisata.

Adalah Dikdik Maulana, salahsatu relawan yang tidak bisa dilupakan dalam kesuksesan pelaksanaan pengamanan posko lebaran dan wisata lebaran tahun ini.

Mewakili organisasi Kampus Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) yang tergabung dalam Prodi PJKR, dia mendarmakan tenaga dan waktunya berjaga di pos pelayanan mudik lebaran bergabung bersama organisasi kemanusiaan PMI Kabupaten Sukabumi.

"Ini rutin saya lakukan setiap tahunnya, Lebaran saya tidak pernah mudik, jaga terus. Semenjak memutuskan bergabung menjadi relawan, sampai sekarang pun belum pernah mudik," papar Dikdik mengawali perbincangannya dengan beberapa Wartawan di Posko wisata Geopark Ciletuh.

Menurutnya, sambung dikdik, dia memutuskan hal ini terdorong hati nurani dan kepuasan emosional dalam melaksanakan tugas kemanusiaan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik dan wisatawan yang berlibur paska lebaran.

Selama paska lebaran, dirinya bergabung bersama Posko PMI, berjaga memberikan pengamanan dan pelayan kepada para pengunjung yang berwisata khususnya ke destinasi yang sedang ramai dikunjungi Wisata Geopark Internasional Ciletuh palabuhanratu

Menurutnya, di objek wisata ini para pengunjung sangat padat sekali, bahkan pada puncak nya arus wisata, tidak sedikit para wisatawan dan pengendara motor berjatuhan mengalami kecelakaan, terlebih saat melintasi beberapa tanjakan ektrim yang mengarah ke puncak gebang dan darma di kawasan geopark ciletuh.

"Para relawan yang bertugas di posko bahu-membahu memberikan pertolongan pertama kecelakaan dan menjalankan tugasnya untuk membantu para wisatawan yang mengalami kecelakaan," Tambah dikdik.

Selain itu, para relawanpun membantu ketika ada kendaraan yang mogok ditengah jalan yang tidak sedikit mengalami mogok mesin akibat kurang primanya kondisi kendaraan.

Dikdik mengaku memiliki jiwa relawan ini telah dibentuknya semenjak dulu masuk di bangku sekolah, bergabung dengan kegiatan ektrakurikuler PMR.

Tak hanya berhenti disana, menjadi relawan dia jalani terus setelah melanjutkan di bangku kuliah di Kampus Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) yang tergabung dalam Prodi PJKR,

Bersama beberapa teman kampusnya, dikdik meluangkan waktu dan mengisi kegiatan nya lebih gemar mengadakan kegiatan sosial dan kemanusiaannya.

"Pada bulan ramadhan tahun ini, kita bersama teman teman kampus di prodi PJKR mengadakan baksos dan pembagian takjil gratis kepada pengendara yang lewat",tutur dikdik.

Ini kita lakukan untuk menumbuhkan rasa kepedulian bersama kepada masyarakat, khususnya para mahasiswa seluruh civitas akademika prodi PJKR Universitas Muhammadiyah Sukabumi.
Harapannya, Semoga para mahasiswa khususnya prodi PJKR dapat mengaplikasikan makna dari kegiatan berbagi dan menumbuhkan kepedulian bersama sebagai perwujudan tri darma perguruan tinggi yang meliputi pengabdian pada masyarakat.
Sudah dilihat 197 kali

Komentar