CEGAH REBUTAN PASOKAN AIR KE SAWAH, DISPERTAN SUBANG LIBATKAN TNI-POLRI

33133 medium post 41748 8ad30202 fc35 41e0 892b 9fd10f74a5ac 2018 09 16t07 07 44.131 07 00 33134 medium post 41748 040e7885 f7ce 45a2 bf19 a8cae308fcf8 2018 09 16t07 07 45.144 07 00
Untuk mengantisipasi kekurangan pasokan air ke areal sawah, yang sudah ditanami padi dengan rata-rata usia tanam 7 hingga 75 hari tanam, yang saat ini terancam kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan, maka Dinas Pertanian Kabupaten Subang, melakukan hilir giring air ke areal sawah tersebut.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Penyuluh dan Sumber Daya Dinas Pertanian Kabupaten Subang Anang Sudrajat SP mengatakan, upaya yang dilakukan berupa hilir giring air ke areal sawah itu, dengan melibatkan Anggota TNI Polri, guna pembagian air dengan sistem hilir giring itu, bisa berjalan sesuai dengan jadwal.

Jadwal hilir giring air ke areal sawah itu, kata Anang, diberlakukan tiga jam untuk areal sawah yang dekat dengan aliran irigasi teknis, sedangkan untuk yang jaraknya lebih jauh diberikan waktu empat jam lamanya. Kendati demikian, ditegaskan Anang, para petani masih tetap saja berebutan air, maka tugas TNI dan Polri, yang mengawal hilir giring air tersebut.

Dengan sistim hilir giring air, yang melibatkan TNI-Polri, diharapkan Anang, bisa menyelamatkan tanaman padi dari ancaman kekeringan, yang bisa berujung gagal panen, ketika pasokan air tidak maksimal, demikian kata Anang.
Sudah dilihat 20 kali

Komentar