Bukan Besarnya Bencana, tetapi Seberapa Siapkah Kamu?

10 January 2020, 23:28 WIB
2 0 114
Gambar untuk Bukan Besarnya Bencana, tetapi Seberapa Siapkah Kamu?
Sejarah Pintu Air Manggarai telah memberi peringatan kepada kita semua, bahwa banjir besar di Jakarta sudah terjadi bahkan sejak tahun 1600-an. Pintu Air Manggarai adalah saksi bisu bencana banjir Jakarta, sejak dahulu kala.

Pintu air ini adalah pemegang kendali luapan air di Ibukota terdiri dari dua bangunan pintu air, yaitu Pintu Air Ciliwung Lama dan Pintu Air Banjir Kanal Barat (BKB). Pintu ini dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda, dalam hal ini Departement Waterstaat dari tahun 1920 sampai tahun 1922. Pintu air dibangun dua tahun setelah banjir besar yang melanda Batavia tahun 1918.

Alhasil, dalam banjir-banjir besar berikutnya yang antara lain terjadi tahun 1930, 1942, 1976 hingga 1 Januari 2020, perannya tetap vital. Tak pelak, ia telah menjadi situs bersejarah. Lalu apa yang harus kita lakukan? Seberapa siapkah kita menghadapi bencana?

Langkah-langkah yang dapat masyarakat lakukan:
1. Rencana Antisipasi Bencana Catat Nomer Telepon Penting dan bentuk WA grup warga.
2. Siapkan perbekalan untuk 3 hari (Tas Siaga Bencana).
3. Amankan Dokumen Penting dan Barang Berharga.
4. Bentuk Komunitas Tangguh Bencana untuk Kerja Bakti, Tentukan Jalur Evakuasi, Tentukan Tempat Pengungsian, dan Siskamling.
5. Laporkan ke Kelurahan/Kecamatan/BPBD jika ada kerusakan atau tanggul bocor.

Langkah-Langkah yang dapat pemerintah daerah dan BPBD lakukan:
1. Rakor antisipasi bencana dan rencana operasi
2. Jika Perlu Tentukan status keadaan darurat
3. Bentuk Satgas Antisipasi Bencana
4. Siapkan posko, pos pengungsian, Logistik dan Peralatan.
5. Lakukan apel Siaga, latihan & simulasi
6. Bentuk call center dan kordinasi dengan instansi terkait.
7. Lakukan pemantauan bencana 24/7 serta penguatan peringatan dini.
8. Sosialisasikan antisipasi bencana ke masyarakat
9. Selalu waspada, Siap untuk Selamat.

Bencana adalah urusan bersama dan merupakan peristiwa yang berulang. Potensi Bencana besar pasti akan terjadi namun kita tidak pernah tahu kapan waktu akan terjadinya.

Semua pihak harus terlibat dalam upaya menyelamatkan nyawa manusia dari bencana. Berdasarkan survey, 35% yang mampu menyelamatkan diri adalah kapasitas dirinya yang paham apa yang harus dilakukan saat bencana. Lengkapi pemahaman bencanamu dengan baca buku saku siaga bencana di https://bnpb.go.id//uploads/24/6-buku-saku-cetakan-4-2019.pdf

Jadi bukan seberapa besar bencana, tetapi seberapa siap kita untuk selamat agar menjadi budaya sadar bencana. Salam Tangguh!

Sumber: Humas BNPB

  Komentar untuk Bukan Besarnya Bencana, tetapi Seberapa Siapkah Kamu?

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. SELF ASSESMENT COVID-19

    AJIN BENI WIJAYA  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  22 Mar 2020
  2. Komposisi Pembuatan Larutan Disinfektan

    Hendra Gilang  di  Malang Kota  |  23 Mar 2020
  3. Lawan Corona, Karang Taruna Desa Kedung Jaya melakukan kegiatan spraying Desinfektan

    Ariefbocahwates  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  25 Mar 2020
  4. TES DIRI SENDIRI JAWAB PERTANYAAN SELF CHECK UP COVID19 DARI PEMERINTAH PROPINSI

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  22 Mar 2020

Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Merindukan Bale Bangket Buger (MB3)

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  27 Mar 2020
  2. 5
    Komentar

    PUSKESDES (Pusat Kesehatan Desa)

    Emy sibat mojopanggung  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  26 Mar 2020
  3. 3
    Komentar

    PMI BANYUWANGI SIAP BANTU WARGA LAWAN CORONA

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  27 Mar 2020
  4. 2
    Komentar

    PMI BANYUWANGI LAWAN COVID-19 SAMPAI LOKASI BONGKAR MUAT MARINA BOOM BEACH

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  27 Mar 2020