Brebes Berpotensi Dimekarkan Jadi Dua Kabupaten

22507 medium ton %281%29
Tim independen Universitas Diponegoro (Undip) Semarang telah merampungkan kajian akademis pemekaran kabupaten baru, dari daerah induknya yakni Kabupaten Brebes.

Pemekaran otonomi daerah baru itu, treletak di daerah Brebes wilayah selatan yakni Bumiayu, Tonjong, Salem, Bantarkawung, Paguyagan, dan Sirampog.



Ditemui diruangan kerjanya, Jumat (9/3/2018) Sekertar Daerah (Sekda) Brebes, Emastoni Ezam, membenarkan bahwa kajian akademis dari Undip telah selesai.

“Tim kajian itu menyediakan data- data terkait indikator apakah Brebes Selatan sudah bisa atau mampu menyelenggarakan kabupaten atau pemerintahan sendiri,” kata Emastoni.

Meskipun demikian, pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan bahwa Brebes Selatan sudah layak menjadi kabupaten sendiri atau tidak.

“Saya tidak mengatakan layak atau tidak, namun saya menyebutnya sudah berpotensi menjadi kabupaten sendiri karena indikator yang harus dilaksanakan sudah terpenuhi,” jelasnya.

Menurutnya, kajian akademis itu bisa digunakan sebagai acuan untuk mengusulkan ke pemerintah pusat soal pemekaran.

“Hasil akademis belum final. Karena keputusan final ada di pemerintah pusat. Kami hanya perantara atau menyampaikan aspirasi dari masyarakat,” ucapnya lagi.

Pihaknya akan segera mengirimkan usulan termasuk hasil kajian akademis itu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemandagri).

Menurut Emastoni, ada beberapa indikator sebuah daerah yang berpisah dengan daerah induk. Indikator itu tercantum dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Dijabarkan di Pasal 36 ada beberapa item indikator, dari segi geografi, kondisi ekonomi, sosial, politik, aksesibilitas pelayanan kesehatan dan pendidikan, potensi pendapatan asli, kualitas sumber daya manusia, hingga rancangan rencana tata ruang wilayah daerah persiapan.
Brebesnews.co

Komentar