BPPAUD DAN DIKMAS NTB DALAM PENYAMPAIAN KEBIJAKAN DITJEN PAUD DAN DIKMAS TAHUN 2019

53194 medium post 59427 85181e7a f509 4aaf 887e a2f2db9f11b8 2019 03 11t22 42 12.889 08 00
Dalam waktu dua tahun ini sejak tahun 2017 dan 2018, BP PAUD dan DIKMAS NTB sudah melakukan akselerasi di bidang layanan masyarakat dengan menyelenggarakan program diklat dasar PTK PAUD melalui E-training.

Program diklat tersebut sangat bermanfaat bagi dunia pendiidkan khususnya bagi pendidik PAUD yang belum memiliki kompetensi minimal. Diklat yang diselenggarakan dengan pemanfaatan teknologi informasi ini cukup membawa hasil dalam upaya percepatan mencapai Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Dalam rangka menyelenggaraan diklat dasar PTK-PAUD melalui E-Training tahun 2019, tahapan awal akan dilaksanakan Orientasi Teknis bagi pengelola diklat dasar PTK-PAUD termasuk petugas dari TIM Fasilitator daerah (Tim FASDA) Kabupaten/Kota yang akan terjun langsung untuk melaksanakan pendampingan pada pelaksanaan diklat.

Orientasi Teknis pelaksanaan diklat dasar PTK-PAUD melalui E-Training tahun 2019 ini dilaksanakan mulai tanggal 11 maret ini sampai tanggal 13 maret 2019 di gedung disiplin BP-PAUD dan DIKMAS NTB.

Dalam acara pembukaan siang tadi, Drs. Suka, M.Pd selaku kepala BP-PAUD dan DIKMAS NTB menyampaikan beberapa hal, diantaranya adalah tentang kebijaka Ditjen PAUD dan DIKMAS tahun 2019. Ada lima poin penting dalam kebijakan Ditjen PAUD dan DIKMAS tahun 2019 yakni: (1) perluasan akses yang tepat sasaran dan adil, (2) mendorong terwujudnya budaya mutu di setiap Satuan Pendidikan PAUD dan DIKMAS, (3) pemanfaatan IT sesuai dengan perkembangan zaman, iptek dan kearifan lokal, (4) mempererat sinergi dengan berbagai pihak yakni pemerintah daerah dan pemangku kepentingan,dan (5) mempertahankan wilayah bebas dari korupsi dan terus meningkatkan tata kelola yang akuntabel dan transparan.

Dalam kesempatan ini juga, Drs. Suka, M.Pd mengupas tentang arah pendidikan anak usia dini. Dimana setiap PAUD harus memiliki NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), penataan kembali satuan pendidikan penyelenggara PAUD sebagai jenjang dan jenis pendidikan, serta lembaga PAUD harus memenuhi standar SNP (Standar Nasional Pendidikan) dan terakreditasi.

Menurutnya, menerapkan PAUD yang holistik integratif adalah salah satu cara untuk membuktikan kelayakan sebuah lembaga PAUD, disamping juga model pembelajaran yang kreatif sesuai kondisi lingkungan.

Semoga kedepan lembaga PAUD di NTB semakin banyak yang memenuhi standar SNP dan terakreditasi.
Sudah dilihat 71 kali

Komentar