BOS hilang digasak perampok

54583 medium post 60695 60954f3a 5a02 4850 9c48 2deabe083148 2019 03 20t07 56 24.776 07 00
Kewaspadaan ketika membawa uang tunai dengan jumlah puluhan bahkan ratusan juta rupiah, rasa-rasanya perlu ditingkatkan lagi, baik dari saat mengambil uang dan membawanya sampai ke tujuan. Jika memamng duperlukan tidak ada salahnya mengajak pendamping keamanan. Selain itu beragam modus kejahatan sudah banyak terlaksana dan sukses gasak habis uang korban. Di Bekasi Uang Biaya Operasional Sekolah (BOS) milik SDN 3 Harapan Baru Bekasi senilai Rp 111 Juta plus uang pribadi sebanyak Rp 2 Juta raib digondol maling. Aksi ini terjadi di Jalan Muhtar Tabrani, Bekasi Utara pada Senin (18/3) pukul 11.00 WIB. Korban RY bersama dengan E yang baru mengambil uang tunai diberi tahu orang tak dikenal kalau mobilnya kempes.
"Korban menepikan kendaraan untuk mengecek ban, bersamaan dengan itu orang tak dikenal lain menghampiri kemudian mengambil tas korban di jok belakang," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, Selasa (19/3).
Kemudian korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Bekasi Utara. "Kasusnya masih diselidiki, polisi juga mempelajari rekaman CCTV di bank dan sekitar lokasi kejadian," kata Erna.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Kota Bekasi, Inayatullah membenarkan dana BOS untuk SDN tersebut hilang
"Itu uang BOS dari Pemerintah Pusat untuk operasional selama dua bulan (Januari-Februari)," kata Inay.
Inay mengatakan, kepala sekolah harus bertanggung jawab atas kehilangan uang negara tersebut. Sesuai dengan peraturan tentang TP-TGR (Tuntutan Perbendaharaan-Tuntutan Ganti Rugi) kepala sekolah harus menggantinya.
"Nanti setelah ada audit dari Inspektorat, penggantiannya bisa dicicil atau sekaligus dilunasi," ujar dia.
sumber:
merdeka.com
Sudah dilihat 20 kali

Komentar