Bogor Tuan Rumah Kongres Kota-kota Asia Pasifik Bahas Isu Perubahan Iklim

1 July 2019, 18:28 WIB
0 0 89
Gambar untuk Bogor Tuan Rumah Kongres Kota-kota Asia Pasifik Bahas Isu Perubahan Iklim
Oleh : Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH,AYOBOGOR.COM--Wali Kota Bogor, Bima Arya akan menyampaikan berbagai langkah Pemerintah Kota Bogor dalam menjalankan strategi, kebijakan dan program pembangunan rendah emisi di Kota Bogor pada forum The 10th Resilient Cities Congress di Bonn, Jerman pada 26-28 Juni 2019.

Bima Arya akan tampil pada salah satu diskusi panel pada forum The 10th Resilient Cities Congress bersama Wali Kota Catbalogan, Filipina dan Wakil Wali Kota Jambi.

Selama ini, dalam beberapa aspek, Bogor dinilai memiliki komitmen untuk menjadikan perubahan iklim menjadi salah satu pertimbangan dalam menetapkan kebijakan yang mendukung antisipasi perkembangan pembangunan di Kota Bogor.

Selain itu, sebagai ICLEI General Executive Committee dari kawasan Asia Tenggara, Bima Arya juga akan hadir mengikuti Gexcom Meeting yang menjadi salah satu agenda dari The 10th Resilient Cities Congress. Isu perubahan iklim dan kebijakan kota-kota di kawasan Asia Tenggara akan menjadi bahasan penting Bima Arya pada forum ini.

“Kehadiran wali kota pada forum ini juga dalam kaitan penunjukan Bogor yang menjadi tuan rumah Asia LEDS and Resilient Cities Asia Pacific Congress 2020. Ini adalah event besar yang memerlukan berbagai persiapan yang matang agar menjadi event yang membawa keuntungan bagi Kota Bogor,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bogor, Endang Suherman, Rabu (26/06/2019).

Endang mengatakan ICLEI pada bulan Maret lalu telah menunjuk Kota Bogor sebagai tuan rumah bagi penyelenggaraan kongres kota-kota se-Asia Pasific yang memiliki keberpihakan terhadap perubahan iklim.

Menurutnya kehadiran wali kota di forum ini menjadi salah satu peluang untuk mencari bantuan dalam pendanaan program dan kegiatan terkait perubahan iklim di Kota Bogor.

“Selama ini, sebagian besar bantuan luar negeri adalah dalam kaitan perubahan iklim. Contoh ICLEI yang memberikan bantuan PJU LED di beberapa titik kota Bogor. Atau AFD Perancis yang berkontribusi pada upaya pembuatan Rencana Induk Kerja Penerangan Jalan Umum. Juga bantuan dari Pemerintah Provinsi Hiroshima terkait penanganan sampah atau dari NIES Jepang terkait bantuan pemasangan alat konsumsi energi. Terbaru revitalisasi pedestrian di jalur Pajajaran (depan KFC sampai Terminal Baranangsiang) juga berasal dari JICA,” katanya.

Pada saat yang sama, bersama dua kota di Indonesia yang lain, yaitu Jambi dan Banjarmasin, Bogor akan mengikuti TAP Marketplace sebagai bagian dari agenda The 10th Resilient Cities Congress.

TAP marketplace adalah kesempatan bagi setiap kota untuk memberikan informasi mengenai project yang mendukung pembangunan rendah emisi serta masih memerlukan dukungan dalam hal pendanaan di hadapan beberapa lembaga donor.

  Komentar untuk Bogor Tuan Rumah Kongres Kota-kota Asia Pasifik Bahas Isu Perubahan Iklim

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Penimbunan Lokasi Smelter PT. GNI Diduga Tidak Memiliki IUP

    Sandy Makal  di  Morowali Utara  |  24 Jan 2020
  2. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  3. MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020