BNPT DAN FKPT BANTEN ADAKAN HARMONI KEBANGSAAN

68417 medium 8d78bd7f 1614 4689 bbc6 c34373af854e
Tangerang (31/7) Badan Koordinasi Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia ((BNPT RI) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten menggelar kegiatan Integrasi Nilai-Nilai Agama dan Budaya di Sekolah Dalam Menumbuhkan Harmoni Kebangsaan
yang dilaksanakan di salah satu hotel di kawasan Kota Tangerang, Rabu (31/7/2019)


Ketua panitia pelaksana kegiatan FKPT Banten, H. Imron dalam laporannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan dari penyelenggaran kegiatan ini adalah untuk memberikan gambaran rencana garis besar serta sebagai acuan pelaksanaan dan evaluasi kegiatan Integrasi Nilai-Nilai Agama dan Budaya di Sekolah

“Guru mempunyai peranan yang sangat teramat penting, strategis dan teramat dibutuhkan dalam upaya pencegahan radikalimse dan terorisme. sehingga perlu adanya pelibatan guru dalam menanamkan cinta tanah air dan memperdalam wawasa kebangsaan sebagai bagian dari upaya menaga keutuhan NKRI”, ujarnya

Ketua FKPT Banten, Brigjen. Pol (Purn) Hj. Rumiah Kartoredjo dalam sambutanya mengungkapkan bahwa guru merupakan hal terdekat yang akan ditiru oleh anak di luar rumah, sehingga sangat erat kaitan antara pendidik (guru) dan anak didiknya. Karena guru dapat menyampaikan upaya-upaya pencegahan berkembanganya paham radikal di sekolah dengan berbagai pendekatan, kasih sayang dan menggunakan bahasa ibu.
“Saya meyakini guru dapat menjadikan anak didiknya menjadi anak bangsa yang tangguh dan tidak terpengaruh hal-hal negatif, serta menjaga keutuhan bangsa dalam kerangka NKRI serta menjadi anak yang terbuka dalam pergaulan tetapi dihatinya tetap berbangsa, berbahasa dan bertanah air satu, Indonesia”, ujarnya.

Sementara itu Kasubdit Pemberdayaan Masayarakat BNPT RI, Dr. Hj. Andi Intang Dulung dalam sambutanya sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa secara teritori, Provinsi Banten sangatlah luas, sehingga program/kegiatan tersebar di seluruh kabupaten/kota di provinsi Banten untuk tersosialisasikan terhadap semua elemen masyarakat untuk ikut serta dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme.

Narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI dengan materi Kebijakan dan Strategi Pencegahan Terorisme serta Transformasi Paham Radikal Terorisme dan Pencegahannya di Lembaga Pendidikan, Sekretaris FKPT Banten Dr. KH. Amas Tajudin mengetengahkan Strategi Pencegahan Paham Radikal Terorisme Berbasis Paham Keagamaan dan Budaya Lokal.

Amas Tajudin dalam paparanya menguraikan bahwa sepanjang akar masalahnya belum dapat diselesaikan maka gerakan faham radikal terorisme akan terus bermunculan, mungkin saja berkolaborasi dengan kelompok sparatis, dan kelompok tertentu yang ditenggarai berbasis asing.
Akar masalah yang dimaksud diantaranya keliru dalam memahami keagamaan, adanya kebencian (dendam), ketidakadilan, kemiskinan, diskriminasi kebijakan pemerintah serta penyimpangan tujuan negara.

Adapun peserta pada kegiatan ini adalah Guru Kelas TK/PAUD, Guru Pendidikan Agama di tingkat SD/MI sederajat dan SMP/MTs serta para kepala sekolah.
Sudah dilihat 23 kali

Komentar