BMKG Lakukan Penguatan Kapasitas Dalam Mitigasi Bencana Gempabumi dan Tsunami

31906 medium bmkg lakukan penguatan kapasitas dalam mitigasi bencana gempabumi dan tsunami
Wilayah Indonesia sangat besar dan dikelilingi lautan yang tentunya sangat rawan dengan resiko bencana tsunami, maka sangat penting bagi semua warga Indonesia untuk mendapatkan ilmu mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

BMKG juga sudah memiliki fasilitas seperti Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (Ina TEWS). Sebagai alat pengamatan BMKG juga telah memasang 9 buah CCTV online untuk memantau pergerakan tsunami jika sewaktu waktu terjadi serta untuk keperluan penelitian tsunami, alat dipasang kawasan pantau kuta, pantai Sanur, Seminyak, pantai tanjung Benoa (bali), Lamawe , Labuan , pantai bantul, Korong Campongo (Sumbar) dan pantai Jaya Pura (papua) CCTV tersebut secara online bisa mengerimkan gambar kekantor pusat peringatan dini tsunami di Jakarta.

Sementara itu terkait sistem pengamatan Gempabumi dan Tsunami BMKG telah memasang peralatan Seismometer yang saat ini di Indonesia telah terpasang sebanyak 164 titik berfungsi sebagai pusat infomasi gempabumi dan peringatan dini Tsunami yang mengirim data gempa melalui satelit.

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana, BMKG beserta BNPB dan BPBD setempat akan melakukan latihan Sistem Peringatan Dini dan Mitigasi Tsunami IOWAVE18. Kegiatan IOWAVE18 merupakan bagian dari kegiatan internasional yang digagas PBB untuk negara-negara di sepanjang tepian Samudera Hindia.

Sumber: BNPB, RRI, dan UNESCO
Sudah dilihat 21 kali

Komentar