Blusukan Ala Walikota Malang

2186 medium walkot
Blusukan sudah menjadi kegiatan wajib bagi beberapa kepala daerah yang serius ingin membangun daerahnya. Masing-masing kepala daerah memiliki gaya khas. Walikota Malang Moch Anton, misalnya, melakukan blusukan dua pekan sekali di hari Minggu. Pria yang sering disapa Abah Anton itu melihat infrastruktur, lingkungan, dan menyapa warga.

Seperti yang Abah Anton lakukan pada Minggu (28/2/2016). Kali ini Abah Anton blusukan ke Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang. Didampingi sang istri, Umi Farida, dia berjalan kaki menyusuri jalan-jalan kampung. Beberapa pejabat seperti Sekretaris Daerah, Kepala SKPD, Kepala Bagian, sampai camat serta lurah, Ketua RW dan RT ikut dalam blusukan kali ini.

Anton mendatangi beberapa warga yang tidak mampu. Dia melihat rumah tidak layak huni milik Buktiyono di RW 06. Untuk rumah tidak layak huni, Anton menjanjikan akan segera memasukkannya ke program bedah rumah
Dia juga menghampiri beberapa warga yang memiliki usaha kecil dan menengah. Salah satunya, Anton singgah di rumah Ibu Gendot yang memiliki usaha telur asin dan Bank Sampah Malang (BSM). Anton mencoba bertanya bagaimana perkembangan usaha telor asin Ibu Gendot. Tanya jawab berjalan cukup lama, hingga Anton memerintahkan SKPD terkait segera memperhatikan. "Ini DKP, soal BSM dan telur asin segera bisa mendapatkan stimulan serta pemasaran," perintah Anton kepada jajarannya.

Menurut Anton, sangat banyak masyarakat yang sudah menciptakan kreativitas, namun masih banyak dari mereka yang kesulitan dari segi pendanaan maupun pemasaran. Dia mengacungi jempol kepada masyarakat yang sudah berkreasi dan memiliki inovasi usaha.

Kreativitas masyarakat ini semakin membuat Anton yakin Kota Malang bisa menjadi kota kreatif. "Kemandirian masyarakat sudah sangat baik. Pemerintah mempunyai kewajiban untuk memberikan fasilitas serta kemudahan bagi masyarakat," kata dia.

Dalam blusukannya, Anton juga mendatangi rumah-rumah warga yang dilalui. Anton mengajak warga untuk menyampaikan segala permasalahan. "Untuk peningkatan infrastruktur, memang harus bergiliran. Contohnya jalan kampung hotmix yang ditargetkan selesai pada 2017 nanti," beber Anton.

Anton sendiri sudah melakukan blusukan sejak dilantik menjadi Walikota Malang tiga tahun lalu. Dia berharap dengan kedatangannya, paling tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada di antara warga Kota Malang. "Kalau pemerintah tidak dekat dengan rakyatnya, bagaimana bisa memperbaiki kesejahteraan rakyatnya," ungkap Anton. Blusukan ini juga menjadi upaya dia untuk mengetahui program yang sudah berjalan maupun belum.

Menurut dia, sambung rasa atau blusukan bukan sekedar mencari pencitraan. Dia memilih hari Minggu agar bisa langsung berkomunikasi dengan masyarakat. "Jika tidak begini, akan kesulitan kita mewujudkan keinginan rakyat," tuturnya.
"Dari acara blusukan kampung ini diharapkan banyak masukan-masukan dari masyarakat, para tokoh masyarakat setempat yang juga bisa dimasukkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dengan demikian, suatu daerah akan lebih maju dan berkembang. Jadi semua bisa teratasi dengan cepat," imbuh dia.

Selama blusukan Pemkot Malang juga membuka pelayanan pembayaran PBB, KB, kesehatan, administrasi kependudukan, perizinan, sambungan baru PDAM, BPJS, pertanahan, serta perbankan. Dalam blusukan ini, beberapa warga memanfaatkan momen itu dengan selfie dan bersalaman dengan Abah Anton.
Sudah dilihat 98 kali

Komentar