Bintang Penggugat Purnama

50269 medium post 56686 37a93dc8 776b 4058 856d 255e47ae6466 2019 02 15t22 51 04.902 08 00
Cuaca malam ini sedikit tidak bersahabat, Ku putuskan berangkat lebih awal. Saat sampai di tempat tujuan,  di tempat pelaksanaan talkshow kepenulisana bersama kak Ikerniaty Sandili ( penulis buku di ujung desember & menggungat purnama), wah ternyata belum ada peserta, aku aja yang ke cepatan datang.

Kegiatannya 19.30, saya sampai kira-kira 18.50, duduklah aku di cafe Itu ditemani botol minum yang selalu mengikutiku, beberapa menit kemudian datanglah dua orang perempuan yang, satu orang terlihat tidak asing bagiku, kurasa aku pernah berkomunikasi dengnnya, ohhh ia aku pernah di wawancara olehnya, aku pernah di muat dalam tulisannya di sebuh media.

Sudahlah, Aku merasa menjadi bintang pertama yang bercahaya malam ini, tapi disaat bintang-bintang lain mulai bercahaya, tiba-tiba saja berubah menjadi buih-buih air membasahi atap-atap, jalan-jalan, niatpun juga ikut basah.

Tapi ada yang berbeda,  Bintang malam  ini tidak seperti malam biasanya, malam ini bintang-bintang begitu bersinar terang mengalahkan gelap yang teramat gelap, menembus awan-awan hitam yang teramat tebal, bertahan walau diselimuti dingin-dingin dan tertusuk-tusuk sepi. Bagaimana tidak? Di tengah-tengah hujan yang deras malam ini bintang-bintang semakin berdatangan untuk menggugat Purnama yang lahir di ujung desember.

fadelgamba
Sudah dilihat 41 kali

Komentar