Bincang Santai Kekerasan Terhadap Anak

17278 medium data
13 Oct
UNDANGAN *Bincanng Santai* *Rukun Jurnalis Bekasi* Kepada Yth, Rekan-rekan Jurnalis Bekasi dan Masyarakat Bekasi Tingkat kekerasan terhadap anak di Kota Bekasi belakangan ini kian memprihatinkan. Setidaknya ini bisa dilihat dari semakin maraknya kasus kekerasan terhadap anak. Dengan kata lain, Kota Bekasi dalam kondisi darurat kekerasan anak. Dan ini jelas bukan isapan jempol semata. Data Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Kota Bekasi setidaknya mengkonfimasi itu semua. Pada tahun 2013 misalnya, jumlah kekerasan anak mencapai 125 kasus. Tahun 2014 mencapai 105 kasus. 2015 terjadi 100 kasus kekerasan anak. Sementara pada tahun 2016 kekerasan anak mencapai 127 kasus. Di tahun 2017 sendiri, hingga Januari hingga Juli 2017 kasus kekerasan anak mencapai 78 kasus. Adapun jenis kasus kekerasan terhadap anak beragam jenisnya. Namun dari yan banyak itu, ada 5 kasus yang marak terjadi. Diantaranya, penganiayaan, pengeroyokan, kekerasan fisik, perkosaan dan pelecehan seksual. Khusus untuk perkosaan dan pelecehan seksual. Ini harus menjadi bahan perhatian tersendiri bagi pihak-pihak berwenang. Baik itu Pemkot Bekasi atau Kepolisian. Setidaknya melihat data lima tahun terakhir, dua kasus ini bisa dikatakan masif. Pada tahun 2013 misalnya, kasus perkosaan terhadap anak dan pelecehan seksual terhadap anak masing-masing jumlahnya mencapai 32 kasus. Sementara di tahun 2014, kasus perkosaan terhadap anak mencapai 5 kasus. Sedangkan untuk pelecehan seksual terhadap anak mencapai 26 kasus. Di tahun 2015, kasus perkosaan mencapai 12 kasus. Adapun pelecehan seksual mencapa 26 kasus. Di tahun 2016, terjadi kasus perkosaan anak sebanyak 11 kasus. Sedangkan kasus pelecehan seksual mencapai 42 kasus. Tahun 2017 sendiri, kasus perkosaan anak dari Januari hingga Juli 2017 mencapai 6 kasus. Sementara kasus pelecehan seksual mencapai 28 kasus. Berangkat dari itu semua, Rukun Jurnalis Bekasi (Rujuk) bermaksud mengelar bincang santai dengan tema “Kota Bekasi Darurat Kekerasan Anak” Lewat Bincang Santai ini diharapkan ada kesadaran bersama dari semua pihak untuk sama-sama peduli terhadap persoalan anak di Kota Bekasi. Agar Kota Bekasi Ramah Anak tidak hanya sebatas slogan. Bincang Santai sendiri akan dihelat pada : Hari/Tgl : Jumat, 13 Oktober 2017 Jam : 19.30- Selesai Tempat : Hutan Kota Alun-alun Kota Bekasi, Bekasi Selatan Pembicara : 1). Rahmat Effendi (Wali Kota Bekasi) 2). Hero Bachtiar (Kapolres Metro Bekasi Kota) 3). Sofar Napitupulu (Komisioner KPAID Kota Bekasi) 4). Abdul Muin Hafied (Ketua Baperda DPRD Kota Bekasi) 5). Nurhidayah (Psikolog/Akademisi) Moderator : Ivan Faizal (Pimpinan Redaksi klikbekasi.co) Demikian undangan ini kami sampaikan, atas kehadirannya kami haturkan terima kasih.. Hormat kami, Rukun Jurnalis Bekasi ------------------------------------------------ NB : Terbuka Untuk Umum
13 Oct 02:30 AM to 13 Oct 04:00 AM

Detail Acara

UNDANGAN
*Bincanng Santai*
*Rukun Jurnalis Bekasi*

Kepada Yth,
Rekan-rekan Jurnalis Bekasi dan Masyarakat Bekasi

Tingkat kekerasan terhadap anak di Kota Bekasi belakangan ini kian memprihatinkan. Setidaknya ini bisa dilihat dari semakin maraknya kasus kekerasan terhadap anak. Dengan kata lain, Kota Bekasi dalam kondisi darurat kekerasan anak.

Dan ini jelas bukan isapan jempol semata. Data Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Kota Bekasi setidaknya mengkonfimasi itu semua. Pada tahun 2013 misalnya, jumlah kekerasan anak mencapai 125 kasus. Tahun 2014 mencapai 105 kasus. 2015 terjadi 100 kasus kekerasan anak. Sementara pada tahun 2016 kekerasan anak mencapai 127 kasus. Di tahun 2017 sendiri, hingga Januari hingga Juli 2017 kasus kekerasan anak mencapai 78 kasus.

Adapun jenis kasus kekerasan terhadap anak beragam jenisnya. Namun dari yan banyak itu, ada 5 kasus yang marak terjadi. Diantaranya, penganiayaan, pengeroyokan, kekerasan fisik, perkosaan dan pelecehan seksual.

Khusus untuk perkosaan dan pelecehan seksual. Ini harus menjadi bahan perhatian tersendiri bagi pihak-pihak berwenang. Baik itu Pemkot Bekasi atau Kepolisian. Setidaknya melihat data lima tahun terakhir, dua kasus ini bisa dikatakan masif.

Pada tahun 2013 misalnya, kasus perkosaan terhadap anak dan pelecehan seksual terhadap anak masing-masing jumlahnya mencapai 32 kasus.

Sementara di tahun 2014, kasus perkosaan terhadap anak mencapai 5 kasus. Sedangkan untuk pelecehan seksual terhadap anak mencapai 26 kasus.

Di tahun 2015, kasus perkosaan mencapai 12 kasus. Adapun pelecehan seksual mencapa 26 kasus.

Di tahun 2016, terjadi kasus perkosaan anak sebanyak 11 kasus. Sedangkan kasus pelecehan seksual mencapai 42 kasus.

Tahun 2017 sendiri, kasus perkosaan anak dari Januari hingga Juli 2017 mencapai 6 kasus. Sementara kasus pelecehan seksual mencapai 28 kasus.

Berangkat dari itu semua, Rukun Jurnalis Bekasi (Rujuk) bermaksud mengelar bincang santai dengan tema “Kota Bekasi Darurat Kekerasan Anak” Lewat Bincang Santai ini diharapkan ada kesadaran bersama dari semua pihak untuk sama-sama peduli terhadap persoalan anak di Kota Bekasi. Agar Kota Bekasi Ramah Anak tidak hanya sebatas slogan.

Bincang Santai sendiri akan dihelat pada :

Hari/Tgl : Jumat, 13 Oktober 2017
Jam : 19.30- Selesai

Tempat : Hutan Kota Alun-alun Kota Bekasi, Bekasi Selatan

Pembicara :

1). Rahmat Effendi (Wali Kota Bekasi)

2). Hero Bachtiar (Kapolres Metro Bekasi Kota)

3). Sofar Napitupulu (Komisioner KPAID Kota Bekasi)

4). Abdul Muin Hafied (Ketua Baperda DPRD Kota Bekasi)

5). Nurhidayah (Psikolog/Akademisi)

Moderator : Ivan Faizal (Pimpinan Redaksi klikbekasi.co)

Demikian undangan ini kami sampaikan, atas kehadirannya kami haturkan terima kasih..

Hormat kami,
Rukun Jurnalis Bekasi


------------------------------------------------
NB : Terbuka Untuk Umum
Sudah dilihat 36 kali

Komentar