Bersabar, Pemadaman Listrik Bakal Terjadi Kembali

68893 medium post 72941 f0b8e9d2 f8e0 47ed 9add 39f84783c7a0 2019 08 05t09 40 34.463 07 00
Kemungkinan warga di Jawa Barat dan Banten bakal ekstra bersabar, lantaran Listrik yang mati dari kemarin sore, Minggu (5/8) akan kembali padam meski sudah aktif dalam kurun waktu 6 jam secara bergantian. Ini lantaran untuk mensiasati keperluan warga atas listrik dengan mengalirkan aliran listrik dari timur ke barat Pulau Jawa. Listrik dari Jatim mulai masuk ke PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang keduanya berlokasi di Kabupaten Bandung Barat.
Listrik dengan kapasitas 2800 megawatt (MW) dihadirkan melalui Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja, Kabupaten Tangerang mengalirkan listrik ke PLTU Suralaya, Cilegon.
Dengan masuknya GITET Balaraja yang memasok listrik ke PLTU Suralaya, maka diproyeksikan PLTU tersebut akan beroperasi bertahap enam jam ke depan agar listik di Jawa Barat dan Banten dapat menyala kembali.
"Saya selaku Plt Dirut PLN dan jajaran Direktur PLN memimpin langsung proses recovery dari pusat pengendali beban Sistem Jawa-Bali. Baik di Pusat maupun di Unit. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan kondisi pada hari ini, dan saat ini semua upaya dikerahkan untuk merecovery sistem Jawa -Bali secara keseluruhan, khususnya Area Jawa Barat, Banten dan DKI" tutur Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani, dalam keterangan resminya, Minggu (4/8/2019).
Pasokal listrik juga diperole dari GITET Gandul, Cinere, Jawa Barat untuk mengalirkan listrik ke PLTGU Muara Karang agar pasokan listrik ke Jakarta menyala kembali.
"Fokus kami mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI - Jakarta segera pulih," ungkap dia.
Diketahui sumber dari padamnya listrik adalah gangguan pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang. Untuk itu, Inten mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi dalam sistem PLN terutama dalam lingkup internalnya.
"PLN telah melakukan upaya-upaya maksimal dan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah terulangnya kejadian hari ini," pungkas Inten.
Sementara dari infonyang diberikan liputan.com, diketahui matinya aliran listrik lantaran Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off).
"Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip," kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangannya, Minggu (4/8/2019).
Selengkapnya:
Detik.com
Liputan6.com
Sudah dilihat 48 kali

Komentar