Bermedia Sosial Sehat bersama Atmago

33081 medium post 41698 c4bb0c8d e7ae 4a6b 9acf 5b6bfd35474a 2018 09 15t15 54 36.609 08 00
BERMEDIA SOSIAL SEHAT BERSAMA ATMAGO

Menggunakan media sosial sepertinya sudah menjadi kebutuhan pokok bagi semua kalangan masyarakat, dengan segala jenjang usia dan semua gender. Tidak berlebihan sekiranya kita mengumpamakan, hidup tanpa media sosial ibarat makan tanpa garam. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa media sosial itu juga seperti dua sisi mata uang, mempunyai sisi positif dan negatif seperti halnya kehidupan ini.
Kaitannya dengan sisi positif dan negatif dari media sosial, tim dari Atmago (sebuah aplikasi media sosial), menggelar workshop di kantor camat kopang pada hari ini, sabtu 15 september 2018 dengan mengundang peserta dari beberapa unsur seperti guru, pegawai dan masyarakat setempat. Workshop yang mengambil tema “Bermedia sosial sehat bersama Atmago” ini menghadirkan beberapa orang nara sumber. Lalu Wirebakti,SH sebagai narasumber dengan materi Bermedia Sosial dalam Perspektif hukum Positif,mengupas tuntas tentang Undang-unadang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). Begitu juga narasumber dari unsur keagamaan, Ustaz Junahri Bin Ismail, beliau menjelaskan panjang lebar tentang Etika menggunakan Media Sosial dalam perspektif Islam. Ustaz Junahri membahas tentang etika berkomunikasi yang pernah dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Komunikasi ala Nabi menjadi topik diskusi yang menarik, menurut Ustaz Junahri bin Ismail, ada beberapa contoh etika komunikasi ala nabi, diantaranya: berniat baik memulai komunikasi, hindari buruk sangka,toleran dengan sudut pandang orang lain, menghindari ghibah dan dusta, jangan memuji yang berlebihan dan lain sebagainya. Tentunya pembahasan ini mengingatkan kita akan banyak kesalahan yang mungkin tanpa sengaja kita perbuat ketika berkomunikasi atau bermedia sosial. Intinya menggunakan media sosial mempunyai dampak positif dan negatif, tepat sekali seperti yang diutarakan Ibu Dr. Siti Sanisah (dari SAPA NTB) sebagai mitra Atmago dalam closing steatementnya bahwa beliau mengingatkan untuk bijak dalam bermedia sosial, jangan sampai jari anda membawa anda ke jeruji besi atau menyeret anda ke neraka pungkasnya.
Sudah dilihat 130 kali

Komentar