Beredar Pesan WhatsApp Penculikan Anak, Polisi: Hoaks

36418 medium kapolres bogor ajun komisaris besar polisi andy mochamad dicky
CIBINONG, AYOBOGOR.COM -- Masyarakat Bojonggede, Kabupaten Bogor baru-baru ini mendapatkan beredarnya sebuah kabar bohong atau hoaks melalui pesan WhatsApp tentang penculikan anak.

Dalam pesan itu disebutkan bahwa telah terjadi pencurian anak di Bojonggede dan pelaku mencuri anak hanya untuk diambil organ tubuhnya. Dijelaskan pula bahwa pelaku telah ditangkap oleh Polsek Bojonggede.

Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Mochamad Dicky menegaskan bahwa pesan WhatsApp tentang penculikan anak itu adalah hoaks.

"Itu kan sudah jelas masyarakat sebenarnya juga banyak yang tahu bahwa itu adalah hoaks," kata Dicky, Jumat (19/10/2018).


Dicky meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan kabar bohong seperti itu dan juga meminta masyarakat untuk tidak mudah menyebar informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Oleh karena itu yang kita harapkan masyarakat harus pintar memilih informasi, dilihat dari mana informasi berasal apa informasinya. Kalau kejadian seperti itu pasti ada di media mainstream kalau gak ada di media mainstream patut dipertanyakan," kata Dicky.

Dia juga meminta masyarakat menjadikan hoaks sebagai musuh bersama dan menekankan untuk tidak menyebar informasi yang tidak jelas apalagi informasi yang dapat meresahkan masyarakat.

"Hoaks perbuatan yang keji membuat panik masyarakat, menyebar kabar bohong membuat takut masyarakat itu bisa dipidana," tandas Dicky.


Oleh Husnul Khatimah
Editor : Dadi Haryadi
Sudah dilihat 31 kali

Komentar