Berbicara Tentang Orgasme yang Dipalsukan

66523 medium post 71065 6f065cab 34a1 4de8 8139 345e4eb90a99 2019 07 12t21 36 46.374 07 00
Assalamualaikum Atmaguys, hmm beberapa dari kalian nih kebetulan ada yang sering bertanya. Kenapa saya suka banget nulis tentang seks edukasi? Jawabannya simple sih, saya cuma ingin membagi pengetahuan penting ini ke masyarakat. Kenapa? Karena seks itu bukan sesuatu yang tabu dan harus ditutupi. Seks merupakan salah satu kebutuhan dasar, nafsu manusiawi kita sebagai manusia. Dan apabila hal hal mengenai seks dan seputarnya ditutupi, maka banyak orang pastinya akan salah kaprah, atau bahkan coba coba secara asal tanpa memikirkan resiko depannya. Nah, saya mau generasi milenial ini paham dan mampu mengendalikan nafsu manusiawi mereka dengan benar.

Lagi lagi, ya kali ini saya akan membahas sebuah topik yang sering kali dibahas para wanita dewasa. Mereka menganggap ini memalukan, tapi sebenarnya ini penting diketahui. Apa itu? Simak selengkapnya dalam ulasan dibawah ini.

Betulkah Wanita Lebih Susah Orgasme Daripada Pria? Apa Sebabnya?

Orgasme adalah sebuah kenikmatan mutlak yang ingin dicapai setiap orang ketika berhubungan seks. Namun pada umumnya, pria memang cenderung lebih mudah orgasme daripada wanita.

Menurut penelitian Rowland, Cempel dan Tempel, yang berjudul Atribusi Wanita Mengenai Mengapa Mereka Sulit Mencapai Orgasme, menemukan sebanyak 10 - 40 persen wanita memang sering mengalami kesulitan orgasme dalam berhubungan intim.

Bahkan seringkali wanita memalsukan orgasme mereka agar pasangannya merasa senang. Ya, senang. Atmaguys gak salah baca, kok. Beberapa pria mungkin bahkan akan merasa sangat bangga bila wanitanya mendapatkan kepuasan (orgasme) yang hebat, dan mungkin akan merasa malu bila si wanitanya tidak merasakannya.

Lantas, normalkah jika wanita tidak pernah atau tidak bisa mencapai orgasme sama sekali?

Sebenarnya ini tergantung dari akar penyebabnya. Pada beberapa wanita, keluhan susah orgasme mungkin disebabkan oleh suatu kondisi yang dinamakan Disfungsi Orgasme. Apa itu?

Disfungsi orgasme adalah kondisi yang membuat seseorang kesulitan mencapai orgasme, bahkan ketika mereka sedang terangsang secara seksual dan mendapat rangsangan seksual yang cukup. Masalah seksual ini lebih umum terjadi pada wanita, meski tak menutup kemungkinan pria juga bisa mengalaminya — walau jarang. Ciri atau gejala utama dari disfungsi orgasme adalah ketidakmampuan untuk mencapai klimaks secara seksual. Baik itu lewat hubungan seks penetrasi dengan pasangan, maupun saat masturbasi.

Ada empat jenis disfungsi orgasme yang Anda harus ketahui:

1. Anorgasmia primer, adalah kondisi di mana Atmaguys tidak pernah mengalami orgasme.

2. Anorgasmia sekunder, adalah kondisi di mana Atmaguys mengalami kesulitan mencapai orgasme, meskipun Atmaguys dulu pernah mengalaminya.

3. Anorgasmia situasional, adalah jenis disfungsi orgasme yang paling umum. Hal itu terjadi saat Atmaguys hanya bisa orgasme selama situasi tertentu, seperti saat oral seks atau masturbasi.

4. Anorgasmia umum, adalah kondisi di mana Atmaguys tidak dapat mencapai orgasme dalam kondisi apapun, bahkan saat Atmaguys sangat terangsang dan telah mendapat rangsangan seksual yang cukup.

Beberapa alasan lainnya yang dapat menyebabkan wanita sulit untuk mendapatkan orgasme adalah :

1. Menghabiskan waktu hanya duduk seharian di ruang kerja

Bagi wanita yang bekerja di depan komputer, tentunya akan lebih banyak menghabiskan waktu di kursi. Kat Van Kirk, seorang terapis pernikahan dan seks, mengatakan bahwa duduk terlalu lama mungkin bisa memperpendek otot panggul, yang dapat menyebabkan nyeri panggul sehingga orgasme lebih sulit.

2. Terlalu sering pakai sepatu hak tinggi

Memakai sepatu hak tinggi dapat merusak panggul dan otot psoas (otot di daerah belakang panggul). Ini merupakan otot yang terhubung dengan otot dan saraf yang mengarah ke dasar panggul, alat kelamin, dan organ tubuh yang terkait.

Otot psoas menjadi lengket dan tegang jika sering memakai sepatu hak tinggi dalam waktu yang lama dan terlalu sering. Akibatnya, otot psoas tidak dapat mengirimkan rangsangan yang diperlukan untuk orgasme. Dengan kata lain, jika otot psoas tidak dalam keadaan baik, maka wanita akan susah orgasme atau mencapai klimaks.

3. Tidak buang air kecil sebelum berhubungan intim

Menahan kencing saat berhubungan seks bukanlah ide yang bagus. Beberapa wanita lupa untuk mengosongkan kandung kemihnya sebelum hubungan seks. Akibatnya, fokus Atmaguys bisa terbagi antara ingin kencing dan ingin menikmati rangsangan seks.

4. Foreplay kurang lama atau kurang panas

Umumnya, wanita membutuhkan waktu sekitar 20 menit dari rangsangan pertama untuk mencapai tahap orgasmik, periode ketika klitoris menjadi sangat sensitif dan tubuh dipersiapkan untuk menyambut orgasme. Ini memang beda dengan pria, yang hanya memerlukan waktu sekitar 3-4 menit untuk mencapai orgasme. Sebagai saran, cobalah rangsang bagian paling sensitif istri lebih lama (contohnya : bagian klitoris).

5. Rasa tidak nyaman ataupun tidak percaya diri

Beberapa wanita terlalu sering mengkhawatirkan hal hal yang sebenarnya tidak terlalu penting bagi pasangannya. Contohnya, tidak percaya diri dengan bentuk tubuh, atau juga ketakutan akan ketidakpuasan pasangannya dalam berhubungan seks. Hal ini dapat mengganggu pikiran dan memecah konsentrasi, sehingga pikiran akan terpusat pada kekhawatiran daripada rangsangan yang diberikan.

Sebelum bercinta, ada baiknya kamu membicarakannya pada pasanganmu dan terbuka tentang apa yang kamu alami ini, cobalah membuat hubunganmu menjadi terbuka satu sama lain. 

Meminta pasangan untuk membantu mencapai orgasme bahkan sebelum penetrasi akan mempersiapkan tubuh menerima rangsangan vagina selanjutnya selama penetrasi. Orgasme selama foreplay (pemanasan) juga bisa meningkatkan peluang wanita untuk mencapai klimaks saat penetrasi.

Selain itu, jangan ragu untuk mencoba posisi lain dari yang biasanya, ya. Mengatur posisi bisa jadi solusi terbaik untukmu mendapatkan orgasme. Semakin kamu tidak merasa nyaman dengan posisi bercintamu, maka semakin kecil juga kamu bisa mendapatkan orgasme. Jika kamu terpatok pada posisi yang monoton, itu bisa jadi tidak akan berhasil.

Ketika bercinta dan tidak mendapatkan orgasme bisa jadi membuat frustasi dan stres. Hubungan yang seharusnya bisa lebih intim karena bercinta, malah jadi hal yang menjemukan dan membuat muak. Kamu harus memastikan bahwa bukan hanya pasanganmu yang mendapat kepuasan saat bercinta tapi kamu juga. Jadi, jangan diam saja kalau kamu tidak bisa mendapatkan orgasme di beberapa kali kesempatan bercintamu, karena kamu juga berhak atas kepuasan tersebut.



Sumber :


https://www.idntimes.com/health/sex/stella/solusi-buat-kamu-yang-gak-bisa-mendapatkan-orgasme/full

https://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/penyebab-istri-susah-orgasme/

https://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/disfungsi-orgasme-adalah-kelainan-wanita/

https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/1024700-11-alasan-ilmiah-mengapa-wanita-sulit-orgasme-saat-bercinta


Sudah dilihat 25 kali

Komentar