Berbagi Buku Dengan Travelling

1traveller1book
Berbagi Buku Dengan Travelling - Perjalanan kali ini sungguh berbeda dengan perjalanan saya sebelum-sebelumnya. Program dari Kili Kili Adventure yang bernama #1Traveler1Book ini telah membuat saya terkesan. Disamping traveling, kami juga diajak oleh Kili Kili Adventure untuk berbagi buku kepada anak-anak yang berdomisili di sekitar destinasi wisata kami yakni daerah Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Pulau Pari adalah destinasi sempurna untuk merasakan keindahan panorama pantai dalam balutan ketenangan di salah satu gugusan T.N. Laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Dengan suasana pulau yang masih asri dan belum ramai di kunjungi wisatawan, pulau ini menjadi pilihan sempurna yang menjanjikan kesegaran dan kepuasan. Temukan di Pulau Pari sebuah pantai yang begitu elok bernama Pantai Pasir Perawan. Membiasakan diri membaca buku, koran maupun media lainnya, membuat kita berlatih memusatkan pikiran dan merangsang saraf otak untuk bekerja. Karena "Buku merupakan jendela dunia". Kenapa sih sampai ada istilah tersebut? Nah.. perlu kita ketahui nih bahwa membaca dapat meningkatkan kualitas hidup manusia serta menjauhkan dari jurang kebodohan. Misalnya, kamu membaca buku tentang negara mesir dan sejarahnya. Tentu saja akan menambah ilmu pengetahuan kamu tentang negara yang memiliki Piramida tersebut. Ketika ingin mengetahui apa yang ada di dasar laut, kamu juga tidak harus menyelam ke dasar laut untuk dapat mengetahui apa yang ada di dalamnya. Kamu cukup membaca tentang kelautan, dan pastilah kamu akan mengetahui apa yang ada di dalam lautan tersebut. Dan apabila kamu juga ingin mengetahui isi perut bumi, kamu cukup membaca buku tentang perut bumi. Jadi.. Program yang di adakan Kili Kili Adventure dalam gerakan #1Traveller1Book ini meminta #SaudaraKili untuk membawa 1 buku yang akan dibagikan kepada anaka-anak di destinasi tersebut. Disamping kita bisa menikmati keindahan alam negeri kita, tidak lupa kita juga dapat berbagi kepada mereka. Kapan lagi bisa Travelling sambil Berbagi Buku? Yuk kita dukung gerakan #1Traveler1Book.

Komentar