Bentengi Warga dari Aliran Menyimpang, MUI Bogor Blusukan

23 July 2019, 09:18 WIB
2 0 83
Gambar untuk Bentengi Warga dari Aliran Menyimpang, MUI Bogor Blusukan
Oleh : Ananda Muhammad Firdaus

TENJOLAYA, AYOBOGOR.COM -- Agar warga jauh dari aliran atau pemahaman menyimpang, Majelis Ulama Indonesia (MU) Kabupaten Bogor melaksanakan agenda "blusukan" ke sejumlah perkampungan. Salah satunya, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Kecamatan Tenjolaja, Kabupaten Bogor.

"Masalah yang dihadapi saat ini begitu besar, antara lain maraknya aliran dan pemahaman menyimpang, masalah sosial, dan masalah lingkungan," ujar Sekretaris MUI Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar alias Gus Udin usai memberikan materi sosialisasi di Aula Kecamatan Tenjolaya, seperti dilaporkan Antara, Senin (22/7/2019).

Materi yang disampaikan dalam kegiatan bertajuk "Bersama membangun Indonesia berkeadaban" yaitu mengenai keorganisasian dan penguatan sinergitas antara ulama dan umaro di wilayah Kecamatan Tenjolaya.

Sehingga, Gus Udin berharap para ulama dan umaro menerima materi yang di berikan, ke depan bisa membendung lebih dulu sebelum aliran dan paham menyimpang di wilayah tersebut menyebar.

"Hadir bersama Kyai Makmur Jawawi, ulama karismatik dari Bogor Barat. Selain unsur Muspika, turut hadir para kyai, tokoh masyarakat, Ketua Ormas dan Pimpinan Pondok Pesantren," terang Gus Udin.

Selain mengangkat isu keagamaan, pihaknya juga memberikan materi mengenai masalah-masalah sosial. Salah satunya mengenai permasalahan sampah yang tengah konsen dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

"Sampah di Kabupaten Bogor saat ini mencapai 2.800 ton per hari dan membutuhkan pengangkut sedikitnya 550 truk, sementara pemerintah hanya memiliki 245 armada dan satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," jelasnya.

Maka, pria yang juga merupakan Juru Bicara (Jubir) Bupati Bogor, Ade Yasin ini mengajak tokoh agama dan masyarakat turut peduli dalam melancarkan program Pemkab Bogor soal penanganan sampah zonasi dan penambahan tempat penampungan sampah terpadu (TPST).

"Tentu peran serta tokoh agama dalam mengedukasi masyarakat agar cinta lingkungan sangatlah signifikan. Semoga sinergitas antara ulama dan umaro di Kabupaten Bogor makin kuat," ujarnya.

  Komentar untuk Bentengi Warga dari Aliran Menyimpang, MUI Bogor Blusukan

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Bupati Ancam Pecat Kadus dan Kaling Minim Pengawasan Kebersihan

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  6 Jan 2020
  2. PEREMPUAN TANGGUH PERINA

    @ichaq_rasyid  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  5 Jan 2020
  3. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  4. Organisasi Mahasiswa Daerah Melakukan Aksi Galang Dana Peduli Banjir Bekasi

    Abdul Malik Fajar  di  Bekasi Kota  |  4 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  2. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA (Diklat PMI)

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    PULAU TABUHAN AKHIRNYA RESMI DISEWAKAN KE PERUSAHAAN SINGAPURA

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Wongsorejo, Banyuwangi  |  15 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA (DIKLAT PMI)

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020