BENARKAH BAHAN MAKANAN YANG DITANAM SENDIRI LEBIH MENYEHATKAN?

36643 medium post 44767 bbb25520 7f31 424c a5dd e78ec4320c90 2018 10 21t12 42 42.679 07 00
Untuk membuat masakan yang enak dan sehat, kita tentunya memerlukan bahan makanan terbaik. Di pasar tradisional maupun di supermarket sebenarnya kita bisa dengan mudah mendapatkan bahan makanan tersebut. Tapi tahukah ladies, bahan makanan yang ditanam sendiri justru lebih sehat dan kualitasnya bisa lebih baik. Kenapa demikian?
Melansir dari laman klikdokter.com, bahan makanan yang ditanam sendiri lebih mungkin mengandung pestisida yang lebih sedikit. Bahan makanan ditanam sendiri juga sangat memungkinkan lebih terawat jika dibandingkan dengan bahan makanan yang beredar di pasaran.
Kita sebagai pemilik tanaman tersebut bahkan bisa mengetahui dengan lebih baik apakah tanaman tersebut sudah siap panen atau belum. Para ahli percaya jika tanaman yang ditanam sendiri akan lebih terhindar dari cara penanaman yang mendatangkan bahaya buat kesehatan. Para peneliti menemukan bahwa bahan makanan yang beredar di pasaran sangat mungkin mengandung pestisida berlebih, ditanam dengan rekayasa genetika, ditanam dengan suntikan hormon, antibiotik dan cara penanaman terkini yang menghasilkan produk yang sering disebut lebih unggul dan berkualitas. Padahal faktanya, cara tanam yang menggunakan beberapa zat kimia bisa mendatangkan beragam bahaya buat kesehatan.
Meski begitu, tidak semua bahan makanan yang dijual di pasaran berbahaya buat kesehatan ladies. Selama kita mengolah bahan makanan tersebut dengan baik dan selalu mencucinya sampai bersih setiap kali hendak dikonsumsi, zat kimia yang menempel di bahan makanan tersebut bisa dihilangkan. Jika kamu punya cukup banyak waktu luang dan lahan, nggak ada salahnya buat menanam bahan makanan sendiri di rumah. Bahan makanan yang bisa ditanam sendiri antara lain adalah sayur bayam, sawi, kacang panjang, terong, bawang bombay, seledri, cabai, daun bawang, bunga kol dan sejenisnya.
Sudah dilihat 28 kali

Komentar