Belasan Kios Souvenir Depan Kebun Raya Bogor Dibongkar

57467 medium img20190408103111
Oleh : Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Sebanyak 11 kios souvenir di Jalan Otista atau tepatnya seberang pintu masuk utama Kebun Raya Bogor dibongkar oleh Satpol-PP, PD Pasar Pakuan Jaya, dan petugas gabungan, pada Senin (8/4/2019).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bogor, Annas Rasmana mengatakan penertiban kios souvenir itu merupakan bagian dari penataan wilayah sekitar Kebun Raya dan Suryakencana.

Belasan pedagang souvenir yang telah berjualan puluhan tahun ini sambung Annas dipindahkan ke Plaza Bogor yang nantinya Plaza Bogor sendiri juga akan ditata untuk direhabilitasi.

"Sekarang mereka menempati (kios Plaza Bogor) permanen dan nanti kalau ada penataan kawasan desain baru (Plaza Bogor) mereka berhak mendapatkan tempat berjualan disana," kata Annas.

Menurut Annas selain karena alasan penataan kawasan penertiban ini juga karena para pedagang pernak-pernik yang berjualan disana dianggap melanggar karena memakai badan trotoar.

Sementara itu, Dirut PD Pasar Pakuan Jaya Muzakhir mengatakan penertiban pedagang souvenir ini sudah direncanakan sejak dua tahun lalu namun baru berjalan hari ini. Menurutnya saat penertiban beberapa pedagang menolak untuk direlokasi namun pihaknya menjelaskan bahwa penertiban harus dijalankan.

"Penolakan kecil ada satu dua pedagang tapi kami menyampaikan bahwa ini program yang harus dijalankan. Penolakan mereka ingin bertahan dan jangan hari ini dibongkar namun pemberitahuan kita jauh-jauh hari sudah disampaikan dan harusnya tanggal 1 sudah dibongkar tapi kita kasih kelonggaran agar mereka siap," katanya.

Menurut Muzakhir relokasi sebetulnya menguntungkan bagi pedagang karena selain tidak berjualan di tempat terlarang berjualan juga karena mereka mendapatkan hak untuk berdagang di Plaza Bogor yang nantinya akan ditata menjadi lebih rapi.

"Kita pindahkan ke dalam insyaallah akan berjalan baik dan rapi, kita harapkan pedagang bisa jualan dengan baik dan tertib. Kedepan kita akan promosikan ke masyarakat untuk belanja pernak-pernik ke tempat baru," katanya.

Sudah dilihat 41 kali

Komentar