Belajar Ikigai, Sebuah Filosofi Orang Jepang Dalam Meningkatkan Kinerja dan Hidup

19 July 2019, 09:35 WIB
7 0 1034
Gambar untuk Belajar Ikigai, Sebuah Filosofi Orang Jepang Dalam Meningkatkan Kinerja dan Hidup
Setiap orang pasti ingin bahagia. Nah, kali ini kita akan belajar dari salah satu Negara maju yang bernama Jepang. Ketika berbicara tentang Negara Jepang, pasti terlintas dibenak kita segi budaya unik, segi pendidikan baik, segi kedisplinan sangat ketat, segi teknologi pun berkembang cepat dan pesat.

Bagi orang Jepang yang bekerja di kota-kota besar, biasanya hari kerja mereka dimulai dengan kondisi yang dinamakan sushi-zume, sebuah istilah yang mengibaratan kaum komuter yang berdesak-desakkan dalam sebuah kereta api yang padat, dengan butiran nasi yang dikemas rapat dalam sushi. Stress kehidupan tidak berhenti di situ. Budaya kerja keras Jepang yang tersohor itu memastikan kebanyakan orang akan lama bekerja di kantor, yang diatur dengan peraturan hirarki yang sangat ketat. Lalu, bagaimana mereka bertahan?

Dalam artikel kali ini kita akan belajar sebuah filosofi orang jepang yakni Ikigai. Tidak ada terjemahan langsung ke bahasa Inggris, namun itu adalah sebuah terminologi yang memasukkan ide kebahagiaan dalam kehidupan.Ikigai merujuk pada sebuah kehidupan yang penuh arti, semangat, dan seimbang. Lewat Ikigai juga, kita dapat menelisik apakah sebenarnya pekerjaan kita kini cukup memberi makna dan bermanfaat secara keseluruhan.secara sederhanya, Ikigai adalah alasan mengapa anda bangun di pagi hari. Ada empat komponen dalam Ikigai:

1. Apa yang kita sukai?
Dalam hidup ini apa sih yang paling kita sukai? Apakah itu jalan-jalan? Menggambar? Melukis? Membaca buku? atau Menulis? Karena hal ini nanti akan menjadi jawaban di dalam 1 bagian ini.

2.Apa yang paling kita kuasai?
Sejak kita pertama kali mengenyam pendidikan dasar, kemampuan apa saja sih yang sudah kita kuasai? Mungkin kita bisa melakukan dalam hal negoisasi, berbicara didepan publik, menghitung, dan sebagainya.

3. Apa yang bisa membuat kita dibayar?
Pikirkan hal apa sih yang bisa membuat kamu mendapatkan bayaran atau gaji? Apa yang bisa kamu lakukan supaya kamu bernilai di mata seseorang? Misalnya dengan mengajar, menulis, menggambar dan lainnya.

4. Apa yang dibutuhkan masyarakat?
Di luar dari hal mengenai kamu, coba kamu cari tahu masyarakat saat ini sedang membutuhkan apa. Seberapa banyak orang yang membutuhkan itu dan sepenting apa mereka membutuhkan. Misalnya saja, ada suatu startup baru butuh banyak programmer developer.

Itulah empat komponen dalam Ikigai. Perpaduan antara apa yang kita sukai dengan apa yang kita kuasai disebut Passion. Perpaduan antara apa yang kita kuasai dan apa yang membuat kita dibayar disebut profesi. Perpaduan antara apa yang apa yang kita sukai dengan apa yang masyarakat butuhkan disebut misi. Dan perpaduan antara apa yang masyarakat butuhkan dan apap yang membuat kita dibayar disebut pekerjaan.
Itulah sekilas tentang Ikigai. Sudahkah kita menemukannya? Jika belum mari kita belajar menemukannya agar kita dapat meningkatkan kinerja dan hidup kita. Semoga bermanfaat! #atmaGobanten #pengembangandiri #ikigai

  Komentar untuk Belajar Ikigai, Sebuah Filosofi Orang Jepang Dalam Meningkatkan Kinerja dan Hidup

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. CleanUp Kerja Bakti

    Pemuda Sosial Pulo Timaha  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  19 Sep 2020
  3. Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  4. Warga Kampung Wirogunan Lakukan Mapping Wilayah untuk Penyusunan Masterplan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  20 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    WORLDCLEANUPDAY, 19 SEPTEMBER 2020

    Umi sulvian  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  19 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 3
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020