Begini Penampakan paska Banjir di Kuwali Kabupaten Sigi

13 December 2019, 10:59 WIB
1 0 158
Gambar untuk Begini Penampakan paska Banjir di Kuwali Kabupaten Sigi
Sejumlah rumah hancur dan diselimuti lumpuran serta sisa material akibat banjir yang menerjang wilayah kowali kabupaten Sigi Sulawesi Tengah.

Saat ini Aparat gabungan dibantu relawan bergotong royong berupaya membersihkan sisa material dan lumpur yang masuk ke rumah warga dan kebeberapa fasilitas umum lainnya.

Informasi yang dihimpun, akibat bencana banjir dua warga meninggal dunia dan warga yang berada di tiga dusun di Desa Bolapapu mengungsi ke sejumlah lokasi seperti ke hunian sementara (huntara) di daerah lapangan Dusun Tiga dan di SD BK Bolapapu. 

Selain itu kebutuhan yang mendesak saat ini diantaranya family kit, hygienis kit, baby kit, dan sembako lainnya untuk kebutuhan masyarakat yang sampai saat ini berdasarkan data sementara ada di tujuh titik lokasi pengungsian.

Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan personel dan sejumlah peralatan untuk diterjunkan ke lokasi bencana banjir yang terjadi di Desa Bolapapu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Kamis, (12/12).

Ketua PMI Kabupaten Sigi Moh. Agus.R Lamakarate mengatakan, sejak malam hari setelah mendapatkan informasi kejadian banjir tersebut pihaknya langsung mengerahkan sejumlah personel relawannya yang di pimpin oleh kepala Markas untuk membantu proses evakuasi dan asessmen dampak akibat banjirdi Kecamatan Kulawi tersebut.

"Untuk menuju ke lokasi menggunakan mobil double cabin dan motor trail untuk mempermudah menembus daerah yang terdampak banjir," kata Agus dalam Siaran Rilisnya

Sebelum berangkat ke lokasi bencana, personel yang diterjunkan melakukan briefing singkat agar mereka mengetahui tugas masing-masing saat memberikan pertolongan kepada korban.

Setiap personel pun dilengkapi peralatan evakuasi dan ektrikasi medan seperti sekop, cangkul dan lampu senter mengingat kondisi di lokasi bencana lumpur cukup tebal dan minim penerangan. Selain itu, seluruh relawan pun agar berkoordinasi dengan Pemkab Sigi khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk ikut mengambil data di lapangan.

Menurutnya, personel yang dilibatkan harus waspada dan berhati-hati antisipasi adanya bencana susulan dan selalu berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Selain itu, beberapa personel pun tengah melakukan assesment untuk menghimpun data baik jumlah maupun kebutuhan yang dibutuhkan korban.

Hingga saat ini, personel relawan PMI masih melakukan penyisiran ke sejumlah permukiman masyarakat antisipasi adanya warga yang terjebak di dalam rumahnya akibat banjir itu.

"Selain itu saat ini personel gabungan melaksanakan upaya pembersihan lumpuran yang masuk ke rumah warga dan fasilitas umum lainnya," tambahnya

  Komentar untuk Begini Penampakan paska Banjir di Kuwali Kabupaten Sigi

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru

Berita Warga
52 menit

Resep Mie Gomak Khas Medan

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Medan Deli, Medan Kota

Terpopuler

  1. Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  2. Atraksi Teaterikal Peserta Karnaval Putri Mandalika 2020

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  14 Feb 2020
  3. KABID ILMATE PERINDUSTRIAN PROVINSI NTB KUNJUNGI PENGRAJIN ALAT PERTANIAN DI DUSUN BEREMBENG

    Lalu Iskandar  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  4. Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    Bakesbangpoldagri: Banyak Wilayah di NTB Terpapar Narkoba

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  13 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    Kegiatan Aisyiyah Kec. Mergangsan meriah

    Rita Jatmikowati  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020