Bantul Merayakan Idul Adha Tanpa Plastik

69544 medium post 73479 892eb3d8 174a 479e ab6a ef9481c1777c 2019 08 11t12 15 10.644 07 00 69545 medium post 73479 a467920e 4aae 465c ab63 cbeb136e42af 2019 08 11t12 15 11.280 07 00 69547 medium post 73479 23e74abe 2373 49a3 bad9 d381dc2660dc 2019 08 11t13 06 31.003 07 00 69548 medium post 73479 de5f1295 7bfc 4f5a a8c7 c63eb6b2ea33 2019 08 11t13 06 32.092 07 00
gilangharjo.id Seperti anjuran Bupati Bantul Soeharsono , hari ini masyarakat Bantul membagikan daging dengan meminimalkan penggunaan plastik .

Hal ini sangat layak dilakukan mengingat Yogyakarta sudah termasuk kota waspadai sampah.

Dan sebagai gantinya Bupati menganjurkan warga menggunakan daun jati dan besek .
Karena sejatinya semua plastik berbahaya. Karena mengandung Polyethyleneejenis thermoplastic yang terbuat dari minyak dan termasuk bahan photodegrade.
Yang berarti plastik dalam jangka waktu panjang akan terpecah menjadi partikel-partikel yang lebih kecil, lebih beracun dalam bentuk petro-polymers, yang akan mengontaminasi tanah dan air yang merupakan tempat tumbuh-tumbuhan dan hewan hidup dan mendapatkan makanannya dan menyebabkan racun tersebut masuk ke dalam tubuh kita juga.

Salah satu dusun yang peduli pada lingkungan adalah dusun Jomboran . Warga Kwatangan Jomboran kususnya RT 03 hanya menggunakan satu plastik untuk jerohan kambing dengan pertimbangan supaya aromanya tidak mengenai daging lain.
Namun demikian ini adalah perubahan baik dan kesadaran yang sangat pesat . Biasanya warga hanya menggunakan plastik kresek yang sangat tidak sehat dan racun untuk lingkungan.

"Harusnya ada yg nguatin mbak, kita ajak baik-baik, kita praktekkan langsung, bila perlu korban dikit utk beliin besek atau kreneng. Jadi kesannya kita gak omong aja, ada prakteknya jg. Klo aku gitu. " demikian disampaikan Feni salah satu warga Jomboran.

"Dusun Krekah Nogosari RT 06 sampai RT 08 juga menggunakan daun jati dan besek , hanya menggunakan plastik untuk jerohan kambing." Demikian diungkapkan Purwati salah satu Kader PKK dusun Krekah.

Diharapkan kedepannya warga Gilangharjo semakin menyadari bahayanya sampah plastik.
Dan warga berinovasi dalam setiap kegiatan , menggunakan materi dan solusi yang lebih ramah lingkungan. Semisal warga mengumpulkan tempat atau baskom sendiri-sendiri, ini lebih ekonomis dan higienis.

Semoga diikuti oleh warga dan dusun lain. dan Gilangharjo segera bebas dari sampah plastik.

Selamat merayakan Hari Raya Idhul Adha 🙏🏻
Sudah dilihat 69 kali

Komentar