Banjir Mengepung Morowali

63338 medium post 68354 a7d2048c 2cb6 411b 9acd 2ffd6dfcc773 2019 06 09t14 58 09.378 08 00 63339 medium post 68354 e07c0942 629f 4d16 957c e0212da51bb8 2019 06 09t14 58 09.936 08 00 63340 medium post 68354 aa3da67d 11e6 402d a1ad e2cd446b9e4b 2019 06 09t14 58 10.408 08 00
Penambamgan di Morowali adalah bukti bagaimana logika pendapatan mengalahkan logika keselamatan. Selalu dan selalu, pemerintah dan investasi pertambangan menjadikan wacana pertumbuhan ekonomi yang melejit hingga 12% di triwulan pertama tahun 2019 adalah harapan pembangunan.

Tapi kini, musim penghujan tiba, banjir melanda kabupaten Morowali, kerugian materil dari dampak banjir dipastikan lebih besar daripada pedandapatan yang di Agung-agungkan seperti berhala kesuksesan.

Banjir di Kawsan PT. IMIP - Bahodopi dan Kecamatan Bungku Pesisir dan sekitarnya, memutuskan akses menuju Kendari. Dan dipastikan dalam suasana Idul fitri rakyat kehilangan kebahagiaan merayakan hari yang fitri ini.

Dalam situasi seperti ini, kami mendesak pemerintah melakukan upaya penyelamatan ruang hidup rakyat dengan mencabut izin pertambangan yang oper kapasitas jumlah dan luasannya di Morowali.

sumber: Syahruddin Direktur JATAM Sulteng
Sudah dilihat 38 kali

Komentar