Banjir dan Mitigasi

3 0 324
Gambar untuk Banjir dan Mitigasi
Saya ingin bercerita tentang banjir yang melanda di awal tahun ini. Dua kali tepatnya, 1 Januari dan 25 Februari.

Banjir ini sungguh menjadi peristiwa yang sangat berharga bagi kami dan menyadarkan kami bahwa mitigasi itu perlu.

Kami memilih KPR di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi. Setu dikenal dengan wilayah yang masih banyak daerah serapan air, sejuk, banyak pohon tinggi, dan asri.

Jadi, kami tak berpikir akan kebanjiran meski pun tanah tempat tinggal kami lebih rendah dibandingkan tanah perkampungan di sekelilingnya.

Pergantian tahun malam itu tak ada pesta kembang api karena hujan mengguyur Bekasi sejak pukul 21.00-an. Perasaan saya yang tengah menyelesaikan laporan kantor tidak enak saat itu, tepatnya pukul 01.00 WIB karena air sudah meninggi jalanan depan rumah.

Tiga jam kemudian air masuk ke rumah kami dari tiga titik: depan, saluran air yang terhubung dengan kamar mandi, dan bagian belakang di mana ada areal persawahan. Banyak barang yang terpaksa terendam seperti kasur, kulkas, pompa air dan banyak lagi.

Air kira-kira setinggi 10 sentimeter. Hujan turus turun hingga pukul 08.00 dengan intensitas deras yang konsisten. Listrik mati. Kami hanya bisa duduk diam di dalam rumah yang tergenang air. Tak bisa memasak air hangat karena kompor tak mau menyala setelah kejatuhan bocoran dari atas.

Hujan itu bertahan sampai pukul 10.00 WIB dan banjir baru surut 12.00. Kami hanya bisa menikmati dinginnya banjir sembari berharap hujan berhenti dan banjir menyurut.

Saat-saat seperti itu, yang kami butuhkan sebagai korban banjir adalah minuman hangat, makanan cepat saji yang hangat, air bersih, toilet dan tempat berlindung.

Tapi, sekali lagi, peristiwa itu sangat mengubah pandangan kami mengenai pentingnya mitigasi bencana dari segala aspek: bahan furnitur, jenis furnitur, letaknya, skenario penyelamatan, obat-obatan darurat, dan makanan siap saji atau snack untuk menghilangkan rasa lapar.

#SetuBekasi
#CeritaBanjirku2020

  Komentar untuk Banjir dan Mitigasi

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Situasi dan Kondisi Bukan Hambatan Petani

    Izzatul Fajriyah  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  2. Beritakan Lingkungan Sekitar, Pemuda Lamongan Adakan Kelas Jurnalisme Warga

    Zuria Qurrotul Aini  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  3. GURU TK ABA MENCOREK BERTEKAD MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIPENDIDIKAN USIA DINI

    Roy cahya pratama putra  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  4. Pelanggaran kampanye Pada pilkada di kab, Lamongan

    Wais Al Qorni  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    GURU TK ABA MENCOREK BERTEKAD MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIPENDIDIKAN USIA DINI

    Roy cahya pratama putra  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    GESEKAN YANG POSITIF

    TOKHIDUL MIKBAR  di  Jatibarang, Brebes  |  21 Nov 2020
  3. 2
    Komentar

    Potensi Wisata Desa

    Shella Rizqi Aulawwiyah  di  Paciran, Lamongan  |  22 Nov 2020
  4. 2
    Komentar

    Situasi dan Kondisi Bukan Hambatan Petani

    Izzatul Fajriyah  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020