Bangunan Relokasi Tak Layak, PKL Mlatiharjo Tolak Relokasi.

23694 medium fb img 1523349023842
Semarang 10 April 2018.

Proyek pembangunan normalisasi Kanal Banjir Timur yang dijadikan alasan oleh Dinas Perdagangan untuk melakukan relokasi terhadap Pedagang Kaki Lima disepanjang Jalan Barito kota semarang, menuai reaksi penolakan dan perlawanan dari para PKL yang tergabung dalam solidaritas Persatuan Pedagang dan Jasa Kelurahan Mlatiharjo.

Pasalnya pemerintah kota telah menjadwalkan pada tanggal 13 April 2018 PKL harus sudah mengosongkan lokasi yang ditempati saat ini, sementara para PKL memandang bahwa tempat dan bangunan relokasi yang disediakan oleh Dinas Perdagangan selaku perpanjangan tangan Pemerintah Kota Semarang dinilai tidak layak dan tidak mengakomodir hak-hak serta kepentingan maupun keberlanjutan usaha para PKL yang telah berada dilokasi tersebut sejak sekitar tahun 1993 .

Untuk itu para PKL yang tergabung dalam Solidaritas Persatuan Pedagang dan Jasa Kelurahan Mlatiharjo mendesak agar Pemerintah Kota Semarang tidak melakukan relokasi terhadap para PKL disepanjang Jalan Barito, jika lokasi yang mereka tempati saat ini tidak termasuk dalam cakupan wilayah proyek pembangunan Kanal Banjir Timur. Namun apabila lokasi tersebut memang masuk dalam wilayah proyek Normalisasi, maka Para PKL meminta agar Pemerintah Kota Semarang menyediakan terlebih dahulu tempat dan bangunan relokasi yang layak dan mampu menjamin kesejahteraan serta keberlanjutan Usaha para Pedagang Kaki Lima Kel. Mlatiharjo, dilokasi yang baru.

Sumber Berita : Akun FB LBH Semarang

Komentar