Bagian Penting yang Kerap Diremehkan Pencari Kerja di CV

warga di sekitar Anda di Gambir, Jakarta Pusat
10676 medium bagian penting yang kerap diremehkan pencari kerja di cv
  • Gaji tidak di cantumkan

Ringkasan Pekerjaan

Resume karier merupakan cermin seseorang. Setelah membuat profil tentang dunia kerja yang selama ini digeluti, coba baca kembali dan bayangkan Anda adalah kepala bagian personalia. Dari sudut pandang seorang perekrut, apakah resume tadi sudah cukup menjelaskan siapa Anda dan bagaimana sepak terjang di dalam karier?

Selembar kertas resume atau profil merupakan kesempatan untuk menunjukkan siapa dan apa kemampuan Anda. Penjelasan tentang keterampilan serta latar belakang pekerjaan sangat berperan bagi perekrut untuk menentukan apakah akan memanggil untuk wawancara dan pada akhirnya merekrut Anda. Dalam membuat profil yang tepat, jangan anggap sepele bagian deskripsi pengalaman kerja.

Mengutip keterangan tertulis dari JobStreet, deskripsi pengalaman kerja lebih berharga daripada apa yang dipikirkan oleh para kandidat. Bagi para pencari kerja mungkin membosankan ketika harus menulis kembali apa yang pernah dia lakukan. Atau mungkin Anda menemui kesulitan dalam menyusun deskripsi pekerjaan, sehingga hanya mencantumkan kerja sukarela, berdasarkan proyek, atau lainnya.

Sementara bagi perekrut, penjelasan tentang apa yang pernah dikerjakan menjadi bagian terpenting untuk menggambarkan seperti apa profil Anda. Sebab, mencantumkan jabatan saja di resume tak membantu meyakinkannya untuk memanggil Anda di sesi wawancara. Terlebih, bagian personalia tentu membaca ratusan bahkan ribuan profil sehingga jika ada yang dianggap biasa-biasa saja bakal langsung dilewatkan.

Pada prinsipnya, deskripsi pekerjaan mesti ditulis dengan jelas dan ringkas. Cantumkan apa yang Anda kerjakan di perusahaan sebelumnya, apa tanggung jawab yang diemban, dan keterampilan apa yang sudah dikembangkan. Sebutkan juga di mana letak kelebihan dan kekurangan Anda, serta pencapaian yang berhasil dan tidak, lalu jelaskan alasannya. Berikut ini panduan dalam membuat deskripsi pekerjaan sehingga membantu perekrut untuk memahami siapa Anda: 1. Merinci pengalamanMulailah dengan menyebutkan jabatan, nama perusahaan, lokasi, dan lamanya bekerja. Buatlah daftar pengalaman kerja dalam urutan kronologis dimulai dengan pengalaman yang paling baru.2. Jelaskan tanggung jawab Uraikan gugus tugas dan tanggung jawab Anda dalam pernyataan yang singkat dan menggunakan kata- kata yang kuat seperti “mengembangkan”, “menyusun”, “mengatur”, dan “mengatasi”. Fokus pada keterampilan dan kelebihan yang Anda miliki serta menjadi bagian penting untuk bidang yang ditekuni.3. Langsung pada intinya Jelaskan langsung pada intinya namun dengan kata-kata yang bervariasi. Anda tentu tak mau semua deskripsi pengalaman kerja terlihat sama, bukan? 4. Buat kata kunci yang tepat Carilah kata kunci yang harus Anda cantumkan untuk setiap pekerjaan. Jika ragu, lihatlah deskripsi kerja saat ini dan cocokan dengan keterampilan yang  dibutuhkan untuk pekerjaan yang dilamar. 5. Hitung prestasi Hitung prestasi dan tanggung jawab Anda. Gunakanlah angka, jumlah, nilai, dan persentase agar terukur dengan baik. Misalnya, meningkatkan penjualan menjadi 40 persen, mengawasi sebuah tim yang terdiri dari tujuh orang, mendesain sebelas website, dan lainnya. 6. Jabarkan prestasi yang mengemuka Tak perlu membeberkan semua tanggung jawab yang pernah diemban. Buatlah poin-poin atau alinea deskripsi pekerjaan, sehingga perekrut fokus pada prestasi yang Anda buat. Contoh deskripsi pengalaman #Posisi: Sales Manager di PT. Laris Manis, JakartaTanggung jawab: Menangani proses penjualan dari awal kontak (lead generation), presentasi, proposal, sampai negosiasi kontrak dan pelaksanaan. Melebihi target penjualan triwulan dan tahunan sebesar 40 #Posisi: Programmer di PT. Internet Jaya, BandungTanggung jawab: Menyelesaikan proyek pengembangan aplikasi dan web design untuk klien  dari dua perusahaan besar. Dua tugas itu tuntas satu bulan lebih awal dari #Posisi: Sales Associate di PT. Kuncup Prima, Semarang Tanggung jawab: Menyediakan pemasaran secara langsung serta mendukung penyalurannya ke lapangan/pelanggan. Membantu menghasilkan, memeriksa kualitas, dan memproses penjualan. Bertugas melayani pelanggan, mencari/menyediakan/membuat data base competitor, dan mengimplementasikan promosi pemasaran.

Sumber: Tempo
Sudah dilihat 115 kali

Komentar