Bagaimana Hacker Go Jek Bekerja

Hacker
Saya menerima telpon dari nomer tak dikenal pagi ini yang mengaku dari Kantor Gojek Pusat. Seperti biasa, saya tahu ini adalah penipuan basi yang usum dilakukan oleh penjahat-penjahat masi kini. Ujung-ujungnya pasti minta transfer.

Pertanyaan-pertanyaan pembukanya adalah tentang produk GoJek apa yang saya pakai, promo apa yang pernah saya dapatkan, dan seberapa lama saya sudah menggunakan GoJek.

Penelpon tersebut memberitahu bahwa saya mendapat hadiah pulsa Rp300.000 dan meminta saya memeriksa hape saat itu juga. Betul sekali, di layar ponsel saya terdapat pesan loncat (pop-up) yang menginformasikan bahwa nomer saya telah diisi pulsa. Ini keren. Saya berpikir, jangan-jangan ini betulan, meskipun saya tetap meyakini dia penipu.

Setelah mendapat pesan pop-up pengisian pulsa, saya juga diberitahu bahwa, dalam rangka ulang tahun gojek hari ini, saya memenangkan hadiah Rp3.000.000. Dia meminta saya mengecek ponsel lagi dan melihat apakah ada SMS dari gojek. Satu pesan baru dengan nama pengirim GoJek muncul di kotak SMS. Isinya bahasa Inggris dan saya hanya baca sekilas. Namun ujung teks SMS tersebut adalah nomer empat digit. Dia menyebutnya sebagai kode pemenang.

Untuk mencairkan hadiah, saya disuruh mengetik "GOJEKKODE" dan mengirimkannya ke Gojek. Tentu saja tidak berhasil karena nomer untuk SMS tersebut tidak untuk dibalas. "Saya akan bantu Bapak dengan kodenya," kata dia. "Berapa kode di SMSnya, Pak?"

Saya pikir tidak ada masalah dengan memberikan dia kode pemenang palsu di SMS tersebut selama dia tidak menyuruh saya ke ATM. Di samping itu, saya menikmati mendengar tingkah bicara penipu di telpon.

Saya sebutkan kode itu, dan saat itulah saya menerima SMS baru lagi dari GoJek bahwa seseorang telah login akun gojek saya dari perangkat lain. Saya langsung tutup telpon dan periksa kembali isi SMS sebelumnya. SMS tersebut adalah permintaan kode untuk login akun.

Yasalam, penipu itu mencoba merampas akun gojek untuk mengambil saldonya. Untunglah saya tak punya saldo. Tidak ada yang berhasil dia ambil dari akun itu.

Akun GoJek saya keluarkan dan login lagi, dan masih bisa. Tapi untuk memastikan bahwa dia tidak ambil kendali, saya menelpon customer service GoJek. Customer Service bilang bahwa itu sangat sering terjadi, dan GoJek akan memblokir perangkat lain yang telah login.

Ayo waspadai kejahatan peretas online. Mereka tidak lagi bekerja dengan cara merusak sistem atau membobol akun dengan keterampilan IT dan programming. Mereka melakukan pendekatan personal melalui telpon, SMS atau email, menanyakan hal-hal yang menurut kita lumrah.

Jika Anda pengguna GoJek, jangan pernah membagikan kode atau nomer apapun kepada orang lain meskipun dia mengaku dari Kantor Gojek Pusat.

Tapi ngomong-ngomong, pop-up pulsa Rp300.000 tadi apakah betulan? Saya memeriksa saldo pulsa saya, dan isinya Rp0.

Komentar