AYO IKUT PATUNGAN RUMAH SAKIT DHUAFA PERTAMA DI INDONESIA

27381 medium screenshot 20180630 145338
Rumah sakit yang nanti diberi nama RS Hasyim Asyari ini, akan menjadi Rumah Sakit Pertama hasil patungan seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara kolektif.

Diinisiasi oleh keluarga besar KH Hasyim Asyari, Pesantren Tebuireng Jombang, yang mewakafkan 1 hektar tanah, dan juga Dompet Dhuafa sebagai pelaksana.

MENGAPA HARUS RUMAH SAKIT DHUAFA?

Sejak tahun 2001, lebih dari 400,000 dhuafa alhamdulillah sudah mendapatkan akses gratis layanan kesehatan yang layak dan optimal melalui program Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), dan RS. Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa

Para dhuafa yang terbantu diantaranya:

- Ibu dhuafa yang tidak sepeserpun membayar biaya pengobatan anaknya yang sakit ditengah himpitan ekonomi mereka dirumah.

- Ada istri yang mendapatkan pelayanan optimal dan melahirkan dengan selamat dari suami yang bahkan gajinya tak mencukupi biaya hidup sehari-hari,

- dan cerita dhuafa lain yang menitipkan doa, dan harapan akan kesembuhan yang menjadi bahan bakar upaya memberikan kesehatan untuk Dhuafa ini tetep berjalan.

KENAPA KITA HARUS PATUNGAN?

- RS Hasyim Asyari akan menjadi rumah sakit pertama yang dibangun dari dana masyarakat Indonesia secara kolektif, dan kamu bisa ikut ambil bagian dalam sejarah ini. Nama donatur akan diabadikan di monumen ketika rumah sakit ini berdiri

- Membuka peluang kebaikan seluas-luasnya dan sebesar-besarnya, InsyaAllah niat baik ini menjadi bekal di akhirat nanti. Selama rumah sakit ini berdiri, ada amal jariyah yang tidak akan putus pahalanya, insya Allah

- Potensi Dhuafa yang akan terbantu lebih dari 50.000 pertahunnya.

SEBAGAI APRESIASI, DONATUR AKAN MENDAPATKAN.

1. Nama Anda/orang tua Anda akan ditampilkan di ‘Monumen’ donatur RS Hasyim Asyari

2. Tim kami akan mengirimkan sertifikat digital ke orang tua Anda melalui WA sebagai hadiah Ramadhan!

Selengkapnya,
klik: https://kitabisa.com/rsdhuafa

atau donasi langsung ke:
BCA No rek: 075.302.3337
A.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika

Komentar