Awas tertipu, penjual alat penghemat listrik.

22750 medium img20170701073402
Penjualan alat penghemat listrik oleh oknum yang mengatasnamakan petugas atau mitra dari PT PLN, memakan korban. Pasalnya, alat yang dijual ternyata tidak memberikan dampak terhadap pemakaian listrik warga.
Seperti diungkapkan kusri, warga Dusun Gowah Kelurahan Blimbing yang mengaku menjadi korban penipuan alat penghemat listrik oleh oknum yang mengatasnamakan petugas PLN. Dia ditawarkan alat penghemat listrik dari harga Rp 150 ribu hingga Rp 350 ribu.
“Namanya kita orang tua kurang informasi, jadi saya beli alat itu. Karena bahasa dari petugasnya juga meyakinkan kalau alat tersebut ampuh untuk menghemat pemakaian listrik,” ujarnya, Senin (12/3).
Namun, setelah digunakannya alat tersebut tidak mempengaruhi sama sekali.
“Petugasnya membawa semacam selembaran kertas yang dilaminating, saya kurang tahu pasti isinya bagaimana. Yang jelas, petugasnya bilang ini surat persetujuan dan surat kerja sama dari PLN,” tuturnya.

“Saya langsung beli 150ribu, tanpa paksaan dari si penjual, karena saya tertipu sama bahasanya dan surat dari PLN,”
Sudah dilihat 150 kali

Komentar